Foto Bareng Perusahaan Senjata Israel Jadi Polemik, Kemhan: Cuma Kunjungi Booth Pameran
Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengklarifikasi keributan di ruang publik tentang adanya kerja sama militer dengan perusahaan pertahanan zionis israel Elbit System. Juru Bicara Kemenhan Brigadir Jenderal (Brigjen) Rico Ricardo menegaskan, dokumentasi resmi kementerian yang mengabadikan Irjen Kemhan Letnan Jenderal (Letjen) Rui FGP Duarte dengan latar gambar booth Elbit System saat gelaran Farnborough International Airshow di Inggris beberapa waktu lalu, bukan berarti adanya kesepakatan kerja sama dengan perusahaan pertahanan zionis israel tersebut.
“Setiap kerja sama maupun pengadaan di bidang pertahanan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, dilakukan melalui mekanisme resmi pemerintah yang disesuaikan dengan kebutuhan pertahanan negara, kepentingan nasional, serta kebijakan pemerintah Republik Indonesia,” ujar Brigjen Rico kepada Republika, Senin (27/7/2026).
Terkait itu, Kemenhan tak bisa serta merta mengikat kerja sama dengan otoritas asing manapun yang tak sesuai dengan kebijakan, atau arah politik luar negeri yang dianut oleh pemerintah. Terkait dengan foto berlatar gambar Elbit System itu, Brigjen Rico menjelaskan, tentang Kemenhan sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia dalam gelaran Farnborough International Airshow 2026 yang digelar baru-baru ini di Inggris.
Kehadiran Kemenhan tersebut sebagai partisipasi dalam pameran industri pertahanan internasional. Gelaran itu, dihadiri oleh ratusan perusahaan-perusahaan di bidang pertahanan dari berbagai negara.
Menurut Brigjen Rico, dalam kegiatan tersebut, menjadi kesempatan bagi delegasi Kemenhan untuk mengunjungi booth-booth perusahaan-perusahaan bidang pertahanan peserta pameran itu. “Kunjungan ke berbagai booth itu untuk memperoleh informasi-informasi dan referensi-referensi mengenai perkembangan teknologi terkini di bidang pertahanan,” ujar Brigjen Rico.
Kunjungan itu sekaligus, kata Rico, safari ke berbagai booth-booth perusahaan pertahanan itu sekaligus untuk mendapatkan informasi tentang alat-alat sistem pertahanan utama yang sedang berkembang modern saat ini. Brigjen Rico mengakui, dalam salah satu kunjungan ke booth-booth perusahaan bidang pertahanan itu, delegasi Kemenhan ada mengunjungi stand dari perusahaan pertahanan Elbit System.
Dia pun mengakui kunjungan itu terdokumentasi, pun sempat dipublikasikan ke media sosial (medsos) resmi Kemenhan untuk informasi publik tentang kegiatan tersebut. Akan tetapi, kata Brigjen Rico, dokumentasi delegasi Kemenhan dengan latar belakang booth Elbit System itu bukan gambaran adanya kerja sama atau kesepakatan untuk pengadaan alat pertahanan.
“Dengan demikian, foto pada salah satu booth itu tidak dapat dimaknai sebagai adanya kerja sama ataupun pengadaan dengan perusahaan tersebut. Tidak benar apabila disimpulkan bahwa Kementerian pertahanan RI telah menjalin kerja sama dengan Elbit System hanya berdasarkan dokumentasi tersebut,” ujar Brigjen Rico.
Sebelumnya bising di publik tentang tudingan Kemenhan yang mengikat kerja sama dengan perusahaan senjata Elbit System. Perusahaan senjata dan pertahanan tersebut diketahui sebagai salah satu raksasa industri militer zionis israel yang berbasis di Tanah Penjajahan Palestina.
Perusahaan tersebut menjadi salah satu objek boikot di seluruh dunia menyusul militer zionis israel yang hingga kini masih melakukan genosida terhadap masyarakat di Jalur Gaza, Palestina. Dan masyarakat Indonesia yang mayoritas mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina, mendesak agar Pemerintah Indonesia, termasuk dalam bidang militer tak melakukan kerja sama apapun dengan entitas-entitas zionis israel.
Foto Bareng Perusahaan Senjata Israel Jadi Polemik, Kemhan: Cuma Kunjungi Booth Pameran
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
