Viral Warga Kudus Geram SPPG Tiap Hari Bakar Sampah Dekat Permukiman, Damkar Sampai Turun Tangan
Keluhan warga terkait dugaan pembakaran sampah oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, viral di media sosial.
Aktivitas tersebut disebut-sebut berasal dari sisa pengelolaan dapur yang lokasinya berada tidak jauh dari area permukiman penduduk.
Sebuah video yang diunggah akun Threads @puth.pukyee pada Rabu, 17 Juni 2026, memperlihatkan kondisi pembakaran sampah yang menimbulkan asap hitam pekat dan api yang cukup besar.
Pembakaran Terjadi Setiap Hari
Dalam keterangannya, pengunggah video menyebut aktivitas pembakaran sampah tersebut bukan kejadian sekali waktu, melainkan sudah berlangsung hampir setiap hari.
Ia mengungkapkan bahwa pembakaran dilakukan di area yang sangat dekat dengan permukiman, bahkan pada beberapa kesempatan terjadi pada malam hari saat warga masih beraktivitas di sekitar lokasi.
“Dear warga kalo kayak gini laporannya kemana? Tiap hari bakar sampah sisa SPPG, tapi kali ini merembet sampe gede apinya udah ngedeket rumah. Ini di samping rumah emak,” tulisnya dalam keterangan video.
Unggahan tersebut juga disertai foto yang memperlihatkan api kembali menyala pada malam hari di lokasi yang sama.
“Update: Malam hidup lagi,” lanjutnya.
Api Membesar, Damkar Diterjunkan ke Lokasi
Situasi sempat memburuk ketika api dilaporkan membesar dan menjalar di area pembakaran.
Kondisi tersebut membuat warga melaporkan kejadian itu hingga petugas pemadam kebakaran turun tangan.
Menurut pengunggah video, sebanyak tiga unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengendalian api yang sudah cukup besar.
“Tadi sore sudah ada Damkar, ada 3 mobil damkar. Tapi mungkin kurang pendinginan,” ungkapnya menjawab salah satu pertanyaan warganet mengenai kondisi api yang kembali muncul pada malam hari.
Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api kembali menyala dan menghindari potensi dampak yang lebih luas di sekitar permukiman warga.
Sampah Disebut Hasil Pemilahan Dapur
Dalam keterangannya, pemilik akun juga menjelaskan bahwa sampah yang dibakar merupakan hasil pemilahan dari aktivitas dapur SPPG.
Sampah yang masih memiliki nilai ekonomis disebut dikumpulkan, sementara sisanya diduga dibakar di lokasi tersebut.
“Ini (sudah) dipilah. Yang bisa dikiloin ya dikumpulin, yang enggak bisa dibakar. Ada pekerjanya setiap hari,” tambahnya.
Warga Keluhkan Asap dan Gangguan Lingkungan
Aktivitas pembakaran yang diduga berlangsung rutin tersebut memicu keluhan warga sekitar.
Asap dan bau yang ditimbulkan dinilai mengganggu kenyamanan serta aktivitas sehari-hari masyarakat di sekitar lokasi.
Mereka juga mempertanyakan saluran pelaporan yang tepat untuk menangani permasalahan tersebut karena kejadian dianggap sudah berlangsung berulang kali dan berdampak langsung terhadap lingkungan.
“Ini kalau mau laporan karena meresahkan kemana ya? Soalnya setiap hari bakar sampah dari pagi sampai sore. Sangat mengganggu asap dan baunya,” keluh warga.
Selain dekat dengan rumah penduduk, lokasi pembakaran juga disebut berada tidak jauh dari sebuah Madrasah Ibtidaiyah (MI), sehingga menambah kekhawatiran warga terhadap dampak lingkungan dan kesehatan.
Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG di Kudus maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas pembakaran sampah tersebut.***
Sumber: konteks
Foto: Warga Kudus keluhkan SPPG bakar sampah setiap hari hingga panggil Damkar (Foto: Threads/@puth.pukyee)
Viral Warga Kudus Geram SPPG Tiap Hari Bakar Sampah Dekat Permukiman, Damkar Sampai Turun Tangan
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
