Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM: Badan Garong Nasional! Semoga Tidak Kedinginan di Tahanan
Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, melayangkan kritik pedas menyusul penangkapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beserta dua wakilnya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Tiyo menyebut, penangkapan ini membuktikan kritik yang disuarakan sejak Februari lalu mengenai potensi penyelewengan anggaran negara bukan sekadar isapan jempol.
"Kita telah mendapatkan satu kabar yang luar biasa membahagiakan karena kepala dari lembaga yang berkali-kali kita kritik ditangkap oleh Kejaksaan Agung," ujar Tiyo saat ditemui awak media di kampung halamannya di Kudus, Kamis, kemarin.
Menggunakan analogi pembusukan sistem yang pernah dipopulerkan Presiden Prabowo Subianto, Tiyo secara sarkas mengubah kepanjangan singkatan lembaga tersebut.
“Kalau kepalanya saja sudah maling, berarti bukan Badan Gizi Nasional tapi Badan Garong Nasional,” katanya.
“Kita sebut bahwa MBG ini bukan Makan Bergizi Gratis, tapi Maling Berkedok Gizi," cetusnya.
Menurut Tiyo, jika pucuk pimpinan sebuah lembaga sudah bermasalah, maka sistem di bawahnya dipastikan ikut terdampak.
"Kalau kepala yang sudah busuk, bisa dipastikan badannya juga busuk. Nah, hari ini kita tahu bahwa kepala yang busuk itu namanya adalah Pak Dadan," tambah Tiyo.
Tidak hanya menyasar Dadan, Tiyo juga menyentil mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, yang disebutnya pernah mencibir kritik mahasiswa di masa lalu.
"Semoga tidak kedinginan kalau di ruang-ruang tahanan nanti," ia menyindir.***
Sumber: konteks
Foto: BEM UGM colek Prabowo, Tiyo Ardianto usul 'Tobat Politik' atau reformasi jilid 2. (Instagram @tiyoardianto_)
Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM: Badan Garong Nasional! Semoga Tidak Kedinginan di Tahanan
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
