Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dengan Rudal dan Drone
Iran meluncurkan serangan pembalasan terhadap pangkalan-pangkalan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah, demikian laporan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di akun Telegram, Rabu (10/6/2026). Namun IRGC tak menyebutkan negara yang menjadi target serangan tersebur.
Menurut IRGC, militernya menembakkan rudal dan drone ke target-target AS di kawasan.
Dalam serangan pembalasan sebelumnya, Iran menargetkan pangkalan militet AS di Kuwait dan Bahrain. Bahrain merupakan pangkalan Armada Ke-5 AS, markas helikopter AH-64 Apache yang ditembak jatuh Iran di Selat Hormuz.
Sebelumnya AS menyerang berbagai wilayah Iran di sepanjang pesisir Teluk Persia atau Selat Hormuz.
Kantor berita Tasnim melaporkan, ledakan terdengar di beberapa kota bagian selatan Iran, seperti Sirik dan Minab, serta di Pulau Qeshm.
Namun setelah itu Gubernur Minab mengklarifikasi tidak ada serangan yang dilaporkan di kotanya.
Serangan AS itu dilakukan setelah Presiden Donald Trump menuduh Iran menembak jatuh helikopter AH-64 Apache yang sedang patroli di dekat Selat Hormuz. Trump menjanjikan pembalasan atas serangan tersebut.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan militernya akan membalas serangan AS. Dia menyebut tidak ada serangan AS yang akan dibiarkan begitu saja tanpa pembalasan.
“Meski kalah di medan perang, AS memilih untuk menguji tekad kami. Angkatan bersenjata kami yang kuat tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan,” kata Araghchi, dalam posting-an di media sosial X
Sumber: inews
Foto: Iran meluncurkan serangan pembalasan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah sebagai pembalasan (Foto: AP)
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dengan Rudal dan Drone
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
