Amien Rais Beri Nasihat Jauhkan Teddy dari Istana Saat Hari Kerja: Kelola Negara Nggak Bisa 'Disambi'!
Manajemen internal lingkungan kepresidenan tidak luput dari perhatian Amien Rais.
Ia mengkritik adanya kesan umum di masyarakat bahwa pemerintahan saat ini cenderung menyukai protokoler yang mewah, gemar mengadakan pesta, serta melakukan perjalanan dinas luar negeri dengan rombongan besar yang menginap di fasilitas bintang lima.
Kondisi tersebut dinilai kontras dan melukai empati publik di tengah situasi ekonomi masyarakat kecil yang sedang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Kritik Gaya Hidup Mewah Pejabat
Amien menyayangkan jika fasilitas negara justru lebih menonjol ketimbang kerja nyata untuk rakyat jelata. Ia mewanti-wanti agar kesan negatif ini tidak terus bergulir di tengah masyarakat.
"Pemerintahan Prabowo itu seperti pemerintahan yang suka pesta dan suka bertamasyah ke luar negeri. Ini juga mohon diperhatikan ya bahwa rombongan besar nginap di hotel-hotel mewah melakukan birthday party."
"Sementara kehidupan rakyat kecil makin mengkis-mengkis untuk mencukupi kebutuhan pokok kehidupannya," sindir Amien Rais tajam.
Ia pun meminta presiden mengubah pola kerja jajaran menterinya.
"Pak Prabowo bisa menjadikan kabinetnya sebagai fighting kabinet. Kabinet yang berjuang, yang bekerja keras sungguh-sungguh, serius, jauh dari kabinet yang lembek apalagi suka pesta," tegasnya.
Batasi Ruang Gerak Sisi Gelap Istana
Melalui poin evaluasinya yang didasarkan pada laporan investigasi media massa nasional perihal dinamika di ring satu, Amien Rais memberikan saran spesifik mengenai pengelolaan aktivitas harian di lingkungan tempat kerja presiden agar berlangsung profesional.
Menurutnya, mengurus negara dengan kompleksitas sebesar Indonesia memerlukan fokus penuh.
"Nasihat saya jauhkan Teddy dari istana Presiden selama weekdays, selama hari kerja Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat. Kalau mau haha hihi itu pada weekend saja, Sabtu dan Minggu atau Sabtu dan Ahad."
"Intinya memerintah negara sebesar dan sekompleks Indonesia tidak boleh disambi cengengesan dan celekan sambil berhaihi," urai Amien.
Amien juga menyoroti berkembangnya opini liar di tengah masyarakat yang menganggap figur kedekatan internal tersebut telah bertransformasi menjadi orang paling berpengaruh kedua di lingkaran kekuasaan setelah presiden.
"Banyak orang berpendapat bahwa Teddy Indrawijaya itu sudah menjadi the second most powerful man setelah Presiden Prabowo."
"Ini tentu pendapat yang tidak benar dan sangat jauh, tetapi itu kesan masyarakat melihat betapa dekatnya Teddy Indrawijaya dengan Pak Prabowo," tutupnya sembari menyerahkan keputusan evaluasi ini kepada hak prerogatif presiden.***
Sumber: konteks
Foto: Amien Rais minta Presiden bangun Fighting Cabinet. (YouTube Amien Rais Official)
Amien Rais Beri Nasihat Jauhkan Teddy dari Istana Saat Hari Kerja: Kelola Negara Nggak Bisa 'Disambi'!
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
