Viral Biarawati Katolik Jadi Korban Serangan Ekstremis di Israel: Didorong, Kepala Terbentur Batu
Vikaris, jenderal Patriarkat Latin di Yerusalem pada Jumat (1/5/2026)
menyebut serangan seorang ekstremis Israel terhadap seorang biarawati asal
Prancis sebagai tindakan yang “sangat serius dan tercela.” Sebelumnya pada
Rabu (29/4), seorang pria Israel berusia 36 tahun ditangkap setelah
menyerang seorang biarawati di Yerusalem Timur, menurut kepolisian Israel,
dalam insiden yang mereka sebut bermotif rasial.
Uskup William Shomali mengatakan kepada Anadolu bahwa ia telah menyaksikan
rekaman video kejadian dan menggambarkannya sebagai “menyakitkan,
mengkhawatirkan, dan sangat serius.”
“Biarawati itu secara fisik lemah. Pelaku mendorongnya dengan keras dari
belakang, menyebabkan ia terjatuh ke tanah setelah kepalanya membentur ubin
batu yang menonjol," ujarnya.
"Ia (pelaku) kemudian kembali dan menginjaknya. Seorang pria muda Israel
keturunan Rusia turun tangan dan menarik pelaku menjauh, meskipun
identitasnya tidak diketahui,” lanjutnya.
Shomali mengatakan bahwa “cara biarawati itu jatuh dapat menyebabkan
kematiannya, terutama karena ia didorong dengan keras dari belakang.”
“Pelaku yang kembali untuk menendangnya setelah ia sudah terluka membuat
kejahatan ini semakin berat. Ini adalah tindakan yang sangat tercela,”
katanya.
Shomali memperingatkan bahwa “penggunaan kata ‘kematian’ kerap muncul dalam
sejumlah slogan yang digunakan oleh kelompok ekstremis Israel.”
Terkait penangkapan pelaku, ia mengatakan bahwa polisi “tidak merespons
dengan cepat dalam insiden serupa sebelumnya, tetapi tindakan mereka kali
ini patut diapresiasi, dan keadilan menuntut pengakuan atas perhatian serta
tindak lanjut tersebut.”
Ia menambahkan bahwa “biarawati yang mengajukan laporan resmi sebelum
dipindahkan ke rumah sakit menjadi faktor penting dalam mendorong penanganan
kasus,” seraya mencatat bahwa “ketiadaan laporan dalam kasus lain sering
kali menyebabkan tidak adanya tindak lanjut.”
Shomali menegaskan “perlunya edukasi ulang bagi mereka yang menganut
ideologi rasis,” serta menambahkan bahwa pelaku “akan diadili berdasarkan
hukum Israel,” dan bahwa “polisi sendiri menyebut peristiwa tersebut sebagai
‘serangan rasial’ dan menyebut kejahatan itu dengan istilah yang tepat.”
Viral Biarawati Katolik Jadi Korban Serangan Ekstremis di Israel: Didorong, Kepala Terbentur Batu
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:

Tidak ada komentar