Update Kasus Link Video Viral Bandar Membara Batang, Ini Kata Polisi
Pihak kepolisian resmi meningkatkan status kasus video viral yang dikenal dengan sebutan “Bandar Membara” ke tahap penyidikan.
Langkah ini diambil setelah penyidik menemukan indikasi awal adanya dugaan tindak pidana dalam peredaran dan penyebaran konten asusila tersebut di berbagai platform media sosial.
Kanit PPA Polres Batang, Maulidya Nur Maharanti, menegaskan bahwa peningkatan status perkara ini dilakukan setelah tim penyidik menilai alat bukti awal sudah cukup kuat untuk masuk ke ranah hukum yang lebih dalam.
“Perkara sudah kami tingkatkan ke tahap penyidikan karena alat bukti awal sudah mengarah pada tindak pidana,” ujar Maulidya kepada awak media, Kamis (7/5/2026).
Selain fokus pada pemeran video, kepolisian juga mendalami keterlibatan pihak luar dalam proses distribusi konten.
Polisi menduga ada motif ekonomi di balik viralnya video yang direkam di sebuah penginapan di Kabupaten Batang tersebut.
“Indikasi ke arah jual-beli konten sudah ada, meski belum ditemukan transaksi yang benar-benar terjadi,” jelasnya.
Saat ini, tim penyidik tengah fokus melakukan digital forensik terhadap sejumlah perangkat milik pihak terkait.
Hal ini bertujuan untuk menelusuri jejak digital, mulai dari saat pembuatan hingga siapa pihak pertama yang mengunggah video berdurasi singkat tersebut ke ruang publik.
Kasus ini melibatkan pasangan berinisial SE (26) dan TA (19). Meski awalnya merupakan rekaman pribadi, penyebaran konten tersebut ke khalayak luas tanpa izin merupakan pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Polisi mengingatkan bahwa siapa pun yang sengaja menyebarkan, mengunduh, maupun menyimpan konten ilegal tersebut dapat dijerat hukuman hingga 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp1 miliar.
Selain risiko hukum, masyarakat juga diimbau waspada terhadap banyaknya tautan (link) palsu yang beredar dengan judul "Bandar Membara".
Tautan tersebut ditengarai sebagai jebakan phishing atau malware yang dirancang untuk mencuri data pribadi pengguna ponsel.
Polisi meminta masyarakat lebih bijak bersosial media dan berhenti menyebarkan konten yang melanggar hukum.
Sumber: fajar
Foto: Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit
Update Kasus Link Video Viral Bandar Membara Batang, Ini Kata Polisi
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
