Tunggu Hasil Labfor, Polisi Yakin Penyebab Tewasnya Satu Keluarga Saat Kemping Gara-gara Gas
Belum ada perkembangan terbaru dalam kasus penyebab kematian Ali Munawar sekeluarga di lokasi kemping atau glamping di Posong, Kledung, Temanggung, Jateng.
Polisi masih meyakini penyebab kematian satu keluarga ini disebabkan gas. Dan sumber gasnya ada dua yaitu pembakaran arang untuk penghangat dan dari pembakaran barbeqeu.
"Dugaannya masih tetap, karena belum ada perkembangan sampai sekarang. Hal yang ditunggu sekarang hanya hasil dari Labfor,” kata Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra, Sabtu (30/5/2026).
“Kalau sudah ada hasil dari Labfor dan Biddokkes secara resmi, walaupun secara nonresmi pun pasti kita terima, cuman belum ada," katanya lagi.
Mengenai dugaan keracunan gas, Komang mengatakan, gas tersebut diduga berasal dari hasil pembakaran arang briket untuk penghangat maupun dari hasil pembakaran barbeque.
"Ini kan dokter langsung bilang, ini bukan dugaan saya. Hasil pemeriksaan kemarin, kan saya sudah bilang kan apa autopsi itu sudah bilang bahwa ini kemungkinannya itu dari makanan atau dari gas," ujar dia.
"Gas itu gas apa? Ternyata gas pembakaran. Dan gas pembakaran itu pembakaran apa? Ternyata ada dua, pembakaran arang untuk yang penghangat itu dan pembakaran masakan. Jadi dua itu,” katanya.
Belum ada petunjuk lain yang ditemukan polisi terkait penyebab kematian korban.
Namun saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak mencium aroma gas tersebut.
Menurutnya, gas karbon monoksida tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa. Jadi tidak ditemukan lagi di TKP.
“Seandainya pun ada, itu tidak bisa diketahui kasat mata, nggak bisa. Karena setelah dibuka sedikit pintu (tenda) itu, ketika kita olah TKP itu pasti oksigen sudah masuk langsung," jelasnya.
Kemungkinan hasil pemeriksaan para korban akan kelar dalam lima hari hingga satu minggu ke depan.***
Tunggu Hasil Labfor, Polisi Yakin Penyebab Tewasnya Satu Keluarga Saat Kemping Gara-gara Gas
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
