Adsterra

Breaking News

Rakyat Antipati dengan PSI


Sentimen negatif terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus bermunculan. Mulai dari kritik terkait gaya politik hingga manuver kadernya yang kontroversial.

Di antaranya adalah dua petinggi PSI, Ade Armando dan Grace Natalie yang dilaporkan aliansi 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam ke Bareskrim Polri pada Senin, 4 Mei 2026.

Keduanya bersama pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan terkait dugaan penghasutan dan provokasi serta framing di media sosial soal ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).

"Sepertinya rakyat antipati terhadap PSI," kata peneliti media dan politik, Buni Yani, dikutip Rabu 6 Mei 2026.

Imbas dari laporan ke Bareskrim tersebut, Ade Armando menyatakan mundur dari PSI. 

Ade menyampaikan, keputusan ini diambil karena banyak kelompok yang menunggangi isu dan mengorkestrasi serangan ke PSI.

Masalah lain yang mencuat di internal PSI adalah kasus pemukulan yang dialami Wakil Ketua Umum (Waketum) PSI Ronald A Sinaga. Ia menjadi korban pemukulan di Menteng, Jakarta Pusat, Senin 4 Mei 2026.

"1 kader PSI kena pukul sampai berdarah, beberapa kader lainnya dilaporkan polisi karena video JK," pungkas Buni Yani.

Sumber: rmol
Foto: Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Foto: Istimewa)

Rakyat Antipati dengan PSI Rakyat Antipati dengan PSI Reviewed by Admin Oposisi on Rating: 5