Petinggi PSI Bantu Mediasi Grace Natalie dan Jusuf Kalla Soal Video Ceramah di UGM
Rekan Grace Natalie menyebut akan mencoba membuka komunikasi dengan pihak Jusuf Kalla (JK) untuk melakukan mediasi kasus dugaan penghasutan dan kebencian terkait ceramah di UGM.
Tidak secara kelembagaan, Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali mengaku akan membuka komunikasi dengan Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla untuk membantu memediasi proses hukum terhadap Grace Natalie.
Sebagaimana diketahui, Grace Natalie bersama Ade Armando dan Permadi Arya dilaporkan para pendukung JK terkait dugaan penghasutan dan ujaran kebencian buntut pernyataan ketiganya di sejumlah platform media sosial terkait ceramah JK di UGM.
"Bisa jadi saya menjadi perantara, jembatan kepada Pak JK untuk berkomunikasi. Saya sedang berupaya juga," ungkap Ali saat dihubungi wartawan, Kamis 7 Mei 2026.
Meski demikian, Ali tak menyebut mediasi tersebut juga terkait kasus Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda.
Namun, Ali mengaku telah berkomunikasi dengan orang dekat JK. Dia menyebut, kedua belah pihak ingin agar kasus tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Tadi baru saja saya ditelepon oleh salah satu orang yang dekat dengan beliau (Jusuf Kalla) untuk mendiskusikan hal ini," ujarnya.
"Kita sama-sama punya keinginan agar persoalan ini tidak semakin melebar sehingga kita mendorong untuk diselesaikan secara kekeluargaan," imbuhnya.
Sebelumnya, Ahmad Ali menegaskan bahwa polemik yang menjerat Grace Natalie merupakan tanggung jawab personal, bukan representasi institusi partai.
Alasan PSI Pilih 'Absen' Beri Bantuan
Pihak DPP PSI menilai narasi atau tindakan yang dipersoalkan dalam laporan polisi tersebut dilakukan di luar koridor instruksi maupun tugas kepartaian.
Oleh karena itu, mekanisme pembelaan hukum dari lembaga tidak akan dikerahkan.
"Jadi secara kelembagaan kami pastikan kami tidak akan memberikan bantuan hukum secara kelembagaan kepartaian karena ini hal-hal yang harus dipertanggungjawabkan secara pribadi," tegas Ahmad Ali di markas DPP PSI, Selasa 5 Mei 2026.
Duduk Perkara: Bermula dari Potongan Video JK
Grace Natalie dilaporkan ke Bareskrim Polri bersama dua figur publik lainnya, yakni Ade Armando dan Permadi Arya (Abu Janda).
Laporan dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri ini dilayangkan oleh gabungan 40 ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama.
Pemicunya adalah unggahan potongan video ceramah Jusuf Kalla (JK) di Masjid UGM yang membahas konflik masa lalu di Poso dan Ambon.
Narasi yang menyertai video tersebut dianggap tendensius dan berpotensi memicu perpecahan.***
Sumber: konteks
Foto: Petinggi PSI bantu mediasi Grace Natalie dan Jusuf Kalla soal video ceramah di UGM (Foto: Konteks.co.id/Pierre)
Petinggi PSI Bantu Mediasi Grace Natalie dan Jusuf Kalla Soal Video Ceramah di UGM
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
