Misteri Tewasnya Pakar UFO yang Diklaim Terkena Senjata Rahasia
Pentagon mengumumkan bahwa mereka menggunakan senjata energi khusus, yang seolah membenarkan kekhawatiran peneliti yang lama memperingatkan tentang teknologi tersebut.
Kepala Pejabat Teknologi Departemen Perang (Department of War), Emil Michael, mengumumkan perkembangan ini dalam sebuah unggahan di X yang secara kebetulan diunggah 4 Mei, yang dikenal sebagai Hari Star Wars Nasional.
"Senjata energi terarah adalah tambahan yang bagus untuk persenjataan kami..." bunyi unggahan tersebut, menyertakan foto persenjataan menembakkan sinar laser dan seorang tentara memegangi kepalanya kesakitan.
Dijuluki senjata energi terarah atau DEW (directed energy weapon), instrumen perang canggih ini menggunakan sinar terfokus untuk melumpuhkan senjata elektronik seperti drone dan melumpuhkan atau bahkan membunuh tentara musuh. Menurut unggahan X tersebut, sinar ini terdiri dari energi elektromagnetik pekat atau partikel atom maupun subatomik.
Dengan pengumuman ini, Departemen Perang tampaknya mengonfirmasi rumor bertahun-tahun yang menyebut pemerintah sedang mengembangkan senjata bergaya fiksi ilmiah ini.
Mungkin salah satu tokoh paling terkenal yang menyuarakan peringatan ini adalah mendiang ilmuwan Amy Eskridge (34), yang terlibat dalam penelitian ekstensif mengenai teknologi anti gravitasi, UFO, dan kehidupan ekstraterestrial.
Peneliti tersebut, yang diduga meninggal dunia akibat luka tembak yang dilakukan sendiri pada tahun 2022, pernah mengklaim bahwa dirinya diserang menggunakan DEW di rumahnya di Huntsville, Alabama, tidak lama sebelum kematiannya.
Teorinya didukung pensiunan perwira intelijen Inggris, Franc Milburn, yang ia rekrut untuk menyelidiki pelecehan yang diterimanya setelah ia mengancam akan membongkar informasi mengenai subjek-subjek penelitiannya.
Milburn mengklaim Eskridge menjadi sasaran senjata energi terarah yang membakar tubuhnya dengan gelombang mikro. Milburn bahkan membagikan foto-foto lepuh, lesi kulit, dan luka-luka lain yang diduga diderita Eskridge dalam serangan tersebut.
Milburn, yang menyerahkan temuannya ke Kongres pada tahun 2023, menyimpulkan Eskridge tidak bunuh diri seperti yang diputuskan pihak berwenang, melainkan dibunuh oleh sebuah perusahaan kedirgantaraan swasta yang ingin menghentikannya menyelidiki masalah-masalah keamanan yang sensitif.
Meskipun teori Milburn dan Eskridge mengenai serangan laser itu belum dapat dipastikan, pihak militer telah menggunakan teknologi serupa dalam uji coba sinar laser mereka.
Sementara itu, Pentagon belakangan gencar mengembangkan senjata energi. Paling menonjol adalah permintaan dana USD 789,7 juta untuk mendanai kampanye DEW mereka selama tahun fiskal 2025.
Sebagian besar penelitian ditangani perusahaan-perusahaan luar seperti perusahaan teknologi pertahanan AeroVironment, yang dilaporkan turut membantu mengembangkan senjata dalam unggahan media sosial Pentagon tersebut yaitu Locust X3. Senjata sinar ini mampu menembakkan sinar dengan kecepatan cahaya untuk melumpuhkan drone.
Eskridge adalah satu dari 11 ilmuwan dan peneliti terkemuka AS yang meninggal dunia atau menghilang setelah penelitian mereka tentang Fenomena Anomali Tak Dikenal (UAP) dan masalah keamanan Nasional lainnya.
Misteri Tewasnya Pakar UFO yang Diklaim Terkena Senjata Rahasia
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
