Guru Silat di Jambi Lecehkan 7 Murid Perempuan Dengan Modus Ritual Pasang Khodam
Aksi keji berkedok pembekalan spiritual membongkar sisi gelap lingkungan olahraga bela diri di Jambi yang melibatkan oknum pengajar.
Sebanyak tujuh siswi menjadi korban kekerasan seksual massal oleh pelatih mereka sendiri hingga salah satu korban berujung mengandung.
Kasus memilukan ini menambah daftar panjang eksploitasi anak di bawah umur yang memanfaatkan relasi kuasa guru dan murid.
Pihak kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas keterlibatan jaringan pelaku dalam mengeksploitasi para remaja malang tersebut.
Modus operandi yang digunakan tergolong sangat rapi karena memanipulasi kepercayaan korban menggunakan dogma mistis terselubung.
Tersangka utama berinisial H (38) melancarkan perbuatan bejat ini dengan alasan melakukan ritual penanaman kekuatan supranatural.
Ketika sesi khusus itu berlangsung, para korban diperintahkan menutup mata demi kelancaran prosesi gaib yang dijanjikan.
Pelaku kemudian mengancam dan melarang para murid perempuan tersebut untuk memberikan perlawanan terhadap segala bentuk sentuhan fisik.
"Dilakukan setelah latihan, kemudian ada sesi ritual pemasangan Khodam," kata Putra Tambunan, kuasa hukum korban saat diwawancarai.
Akibat manipulasi psikologis tersebut, korban berinisial KY (14) terpaksa melayani nafsu bejat pelaku hingga belasan kali.
Kejadian traumatis ini bahkan membuat salah satu korban lainnya yang baru menginjak usia 16 tahun kini berbadan dua.
Kejahatan kolektif ini ternyata melibatkan instruktur lain berinisial HE serta dua orang senior di perguruan yaitu N dan I.
Kedok hitam para pelaku akhirnya runtuh setelah para korban yang tidak tahan lagi memutuskan untuk mengadu kepada orang tua mereka.
Aparat Satreskrim Polresta Jambi kini telah mengamankan dua orang terduga pelaku utama dan menetapkan mereka sebagai tersangka resmi.***
Guru Silat di Jambi Lecehkan 7 Murid Perempuan Dengan Modus Ritual Pasang Khodam
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
