Tiga Kapal Tanker Bebas Lewati Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata Iran-AS, Ternyata dari China
Tiga kapal tanker minyak tercatat melintasi Selat Hormuz usai diumumkannya gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pada Selasa (7/4/2026).
Tak lama usai gencatan senjata, dua kapal tanker asal China yang mengangkut minyak mentah berlayar keluar dari Teluk Persia tak lama setelah kapal tanker Yunani melintas.
Sebagaimana dilansir National Post, Sabtu (12/4), peristiwa ini menandai peningkatan signifikan dalam aktivitas pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Ini sekaligus merupakan hari dengan jumlah pengiriman minyak keluar terbesar sejak konflik pecah, yang sebelumnya membuat arus lalu lintas di jalur strategis tersebut hampir lumpuh total.
Namun, tidak satu pun dari kapal-kapal ini membawa minyak dari Iran atau memiliki kaitan langsung dengan negara tersebut.
Kapal China mulai bergerak Dua supertanker China yang teridentifikasi adalah Cospearl Lake dan He Rong Hai, sementara kapal Yunani bernama Serifos.
Ini merupakan kapal pertama dari China yang terlihat mengangkut minyak keluar dari Teluk Persia sejak konflik berlangsung.
Selain itu, terdapat satu kapal China lainnya, Yuan Hua Hu, yang sebelumnya berada di dekat dua kapal tersebut namun tidak memberikan sinyal pada Sabtu.
Imbas Perang Iran Secara total, tiga kapal yang melintasi Selat Hormuz memiliki kapasitas angkut sekitar 6 juta barrel minyak mentah.
Sebagai perbandingan, Iran—yang menjadi satu-satunya negara yang tetap mengekspor melalui jalur ini selama konflik, mengirim sekitar 1,7 juta barrel per hari bulan lalu.
Angka ini menunjukkan bahwa meski terjadi peningkatan, volume pengiriman masih sekitar setengah dari tingkat normal—dan itu pun hanya terjadi dalam satu hari.
Rute tidak biasa Ketiga kapal tersebut dilaporkan menggunakan rute utara Selat Hormuz yang diminta oleh Iran. Jalur ini melewati perairan Iran sepanjang pesisir Pulau Qeshm dan Larak, menjauhi jalur pelayaran tradisional di bagian selatan selat.
Iran juga menyatakan bahwa kapal diizinkan melintas, namun harus mendapatkan izin terlebih dahulu.
Kapal tanker Yunani diketahui mengarah ke Malaka, Malaysia, yang juga menjadi titik transit penting bagi kapal menuju berbagai wilayah Asia.****
Sumber: pojoksatu
Foto: Ribuan Kapal tersendat di Selat Hormuz. Usai gencatan senjata, tiga kapal lewat yaitu dari China dan Kanada. (Net)
Tiga Kapal Tanker Bebas Lewati Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata Iran-AS, Ternyata dari China
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar