Breaking News

Terungkap! Sumber Dana Pembelian 48 Jet Tempur KAAN dari Turki, Pengiriman Ditargetkan Mulai 2032


Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) mengonfirmasi bahwa rencana pembelian pesawat tempur generasi kelima KAAN dari Turkish Aerospace Industries akan dilakukan menggunakan mekanisme pinjaman luar negeri.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) nasional sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Turki.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan, Rico Ricardo Sirait, yang menyebut bahwa kontrak awal pengadaan pesawat tempur tersebut telah ditandatangani.

Menurut Rico, pemerintah Indonesia telah menandatangani kontrak awal dalam jumlah terbatas untuk pengadaan jet tempur KAAN.

Namun saat ini prosesnya masih berada pada tahap aktivasi kontrak melalui mekanisme pinjaman luar negeri bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

“Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme pinjaman luar negeri bersama Kementerian Keuangan,” ujar Rico dikutip dari Antara.

Ia menambahkan bahwa proses pengadaan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan anggaran negara serta kebutuhan operasional militer.

Berdasarkan sejumlah informasi yang beredar di sektor pertahanan, Indonesia disebut berencana membeli 48 unit pesawat tempur KAAN.

Jika rencana tersebut berjalan sesuai jadwal, pengiriman pesawat tempur tersebut diperkirakan mulai dilakukan pada tahun 2032.

Namun, pihak Kemenhan belum memberikan rincian resmi mengenai jumlah pasti pesawat yang akan dibeli maupun nilai total anggaran yang dialokasikan.

“Pengadaan akan dilakukan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan kebutuhan TNI,” kata Rico.

Nilai Kontrak Diperkirakan Capai Rp251 Triliun

Di kalangan pengamat pertahanan, beredar informasi bahwa kontrak pembelian jet tempur tersebut bernilai sekitar US$15 miliar atau setara Rp251 triliun.

Informasi ini sempat diunggah oleh akun media sosial yang fokus pada isu pertahanan Indonesia, yakni @isds.indonesia.

Unggahan tersebut menyebut bahwa kesepakatan pembelian jet tempur KAAN ditandatangani oleh Kemenhan dan Turkish Aerospace Industries saat berlangsungnya pameran pertahanan internasional International Defence Industry Fair di Istanbul, Turki.

Meski demikian, pemerintah belum mengonfirmasi secara resmi nilai kontrak tersebut.

Sebelumnya, Kemenhan telah mengumumkan bahwa Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menyaksikan penandatanganan kontrak implementasi antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Turki terkait pengadaan pesawat tempur KAAN.

Penandatanganan tersebut dilakukan dalam rangkaian acara pameran pertahanan internasional IDEF 2025 di Istanbul pada 26 Juli 2025.

Kontrak tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan government-to-government (G2G) antara kedua negara yang sebelumnya ditandatangani pada 11 Juni 2025.

Kerja sama G2G ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperkuat hubungan strategis di bidang pertahanan.

KAAN, Jet Tempur Generasi Kelima Buatan Turki

KAAN merupakan pesawat tempur generasi kelima yang dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries sebagai bagian dari program modernisasi militer Turki.

Jet tempur ini dirancang memiliki berbagai kemampuan canggih, antara lain:
  • teknologi stealth atau kemampuan siluman
  • sistem radar dan sensor generasi terbaru
  • kemampuan operasi jaringan perang modern
  • performa tempur jarak jauh
Pesawat ini diproyeksikan menjadi tulang punggung angkatan udara Turki di masa depan sekaligus bersaing dengan jet tempur generasi kelima lainnya di pasar global.

Kerja sama pengadaan pesawat tempur KAAN tidak hanya berfokus pada pembelian alutsista semata.

Pemerintah Indonesia juga berharap memperoleh peluang dalam pengembangan industri pertahanan dalam negeri melalui kerja sama tersebut.

Program ini berpotensi membuka peluang transfer teknologi, peningkatan kapasitas produksi, serta keterlibatan industri pertahanan nasional dalam proyek pengembangan pesawat tempur.

Langkah tersebut sejalan dengan strategi pemerintah untuk memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.

Sumber: fin
Foto: Ilustrasi Jet Tempur KAAN /Net

Terungkap! Sumber Dana Pembelian 48 Jet Tempur KAAN dari Turki, Pengiriman Ditargetkan Mulai 2032 Terungkap! Sumber Dana Pembelian 48 Jet Tempur KAAN dari Turki, Pengiriman Ditargetkan Mulai 2032 Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar