Breaking News

Singgung Feri Amsari Pengamat Hukum Kritik Pertanian, Menteri Pigai: Dijamin Konstitusi


Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan kritik yang disampaikan akademisi yang juga pakar hukum tata negara Feri Amsari dijamin dalam konstitusi.

Pigal menyatakan itu merespons aksi yang mengatasnamakan LBH Tani Nusantara melaporkan Feri ke Polda Metro Jaya terkait pernyataan soal swasembada pangan.

"Fery Amsari tidak sadar bahwa dirinya itu pengamat hukum tata negara. Pengamat Hukum Tata Negara kritik Pertanian. Tapi bagi saya kritiknya dijamin konstitusi," tulis Pigai di akun media sosial miliknya mengutip Minggu, 19 April 2026.

Sebelumnya, Feri dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh dua pihak berbeda menyusul pernyataan pedasnya dalam acara diskusi bertajuk "Sebelum Pengamat Ditertibkan".

Laporan ini bermula dari kritik Feri yang menyinggung soal klaim swasembada pangan pemerintah yang dinilainya tidak berbasis data akurat.

Dilaporkan Atas Dugaan Penghasutan dan Hoaks

Pihak pertama yang melapor adalah seorang mahasiswa berinisial RMN pada Kamis, 16 April 2026. RMN menuduh Feri melakukan penghasutan di muka umum.

Sehari kemudian, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tani melalui Minta Ito Simamora juga melayangkan laporan serupa dengan tuduhan penyebaran berita bohong.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa polisi telah menerima barang bukti berupa tangkapan layar dan rekaman video pernyataan Feri di media sosial.

“Pelapor melaporkan dugaan pelanggaran Pasal 246 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Kami akan mendalami fakta dari unggahan-unggahan itu,” ujar Kombes Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Jumat, 17 April 2026.

LBH Tani Sebut Petani Resah

Minta Ito Simamora dari LBH Tani mengaku langkah hukum ini diambil karena pernyataan Feri dianggap memicu perpecahan.

Ia keberatan dengan penilaian Feri yang menyebut program swasembada pangan pemerintah sebagai kegagalan.

“Saat Feri Amsari mengatakan tidak swasembada, hal itu sangat meresahkan para petani. Pernyataan tersebut berpotensi memicu perpecahan antara petani dan pedagang di Tanah Air,” tegas Ito Simamora.

Feri Amsari: 'Presiden Membohongi Publik secara Terang-terangan'

Di sisi lain, dalam forum yang videonya viral di akun @2045TV tersebut, Feri Amsari sebenarnya sedang menantang pemerintah untuk adu data.

Ia mempertanyakan logika swasembada jika angka impor beras masih sangat tinggi di tahun-tahun sebelumnya.

Feri menilai, tanpa penambahan luas sawah atau teknologi yang lebih canggih dari Jepang, klaim swasembada pangan hanyalah isapan jempol semata.

“Kenapa dari tahun 2024 sampai 2025 kita masih impor beras 5,4 juta ton, tiba-tiba 2026 menjadi nol? Jawab dulu data itu. Presiden membohongi publik secara terang-terangan,” kata Feri dalam forum tersebut.***

Sumber: konteks
Foto: Natalius Pigai, Menteri HAM sebut kritik Feri Amsari dijamin konstitusi (Instagram/@feriamsari)

Singgung Feri Amsari Pengamat Hukum Kritik Pertanian, Menteri Pigai: Dijamin Konstitusi Singgung Feri Amsari Pengamat Hukum Kritik Pertanian, Menteri Pigai: Dijamin Konstitusi  Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar