Pertunangan Anak-Anak di Madura dengan Seserahan Minyak Telon hingga Bedak Bayi Tuai Kritik
Viral video yang memperlihatkan prosesi pertunangan anak-anak yang unik,
tetapi memicu kontroversi besar di tengah masyarakat.
Bukan perhiasan mewah atau barang bermerek, seserahan dalam acara tersebut
justru didominasi oleh produk perawatan bayi, mulai dari minyak telon hingga
bedak tabur.
Kejadian yang diduga terjadi di wilayah Madura ini seketika memicu
perdebatan panas mengenai relevansi tradisi pertunangan dini di era modern.
Postingan yang viral tersebut menarik perhatian setelah dibagikan kembali
oleh akun gosip populer, Lambe Gosiip.
Dalam narasinya, akun tersebut menuliskan, "Momen Prosesi Pertunangan Usia
Dini di Madura, Seserahan nya Minyak Telon dan Bedak Tabur Untuk Anak-anak.
Tradisi Ini Tuai Komentar Beragam Warganet."
Viral Pertunangan Anak di Madura dengan Seserahan Minyak Telon hingga Bedak
Bayi. (Instagram)
Meski lokasi pasti dan identitas penyelenggara tidak dijelaskan secara rinci
dalam video aslinya, pemandangan bocah-bocah yang duduk di tengah prosesi
adat tersebut sudah cukup untuk memancing ribuan reaksi dari netizen.
Fenomena ini dianggap sebagai langkah mundur dalam perlindungan hak anak.
Banyak netizen yang menyuarakan kekhawatiran mereka mengenai kebebasan
anak-anak tersebut di masa depan.
Salah satu netizen memberikan komentar menohok, "Bisa dibilang menghambat
anak mendapatkan 'jodoh yang terbaik' enggak sih? Dari orok udah ditentuin
bakal nikah sama siapa."
Kekhawatiran ini muncul karena anak-anak yang masih dalam usia pertumbuhan
tersebut dianggap belum memiliki kapasitas untuk memahami komitmen jangka
panjang seperti pertunangan.
Gelombang kritik tidak berhenti di situ. Banyak yang menyayangkan sikap
orangtua yang seolah memaksakan kehendak atas nama adat istiadat.
Sentimen negatif ini terlihat dari komentar yang menyebutkan, "Mirisnya
mereka bangga melakukan itu. Serta penegasan bahwa, "Tidak semua tradisi
harus dilestarikan."
Para pengamat media sosial menilai bahwa di tengah dorongan pemerintah untuk
meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pernikahan dini, praktik seperti
ini justru memberikan citra negatif terhadap pelestarian budaya lokal.
Beberapa komentar bahkan menyuarakan kejengkelan yang lebih dalam terhadap
peran orangtua dalam kejadian tersebut.
"Masih zaman kah pernikahan dini gini? Kalau iya yang egois di sini kedua
orangtua masing-masing kesel banget lihat berita ginian," komentar netizen.
Hal ini mencerminkan adanya pergeseran nilai di mana pendidikan dan
pengembangan diri anak seharusnya menjadi prioritas utama dibandingkan
ikatan perjodohan sejak dini.
"Yang begini jangan dibudidayakan, gak masuk Akal. Anak-anak fokus belajar
biar maju generasi," tulis netizen lain yang menekankan pentingnya fokus
pada pendidikan.
Kesenjangan antara tradisi lokal yang sudah mengakar kuat dengan tuntutan
perkembangan zaman menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi generasi muda
yang lebih menjunjung tinggi hak asasi dan otonomi individu anak.
Sumber:
suara
Foto: Viral pertunangan anak di Madura dengan seserahan minyak telon hingga
bedak bayi. (Instagram)
Pertunangan Anak-Anak di Madura dengan Seserahan Minyak Telon hingga Bedak Bayi Tuai Kritik
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:


Tidak ada komentar