Breaking News

Nama-Nama Kapal Rombongan Pertama yang Melintasi Selat Hormuz, Ada Tanker Pertamina?


Rombongan kapal pertama telah melewati Selat Hormuz pada hari ini, Rabu 8 April 2026, setelah terjadi kesepakatan gencatan senjata AS-Iran untuk membuka blokade jalur air vital tersebut.

Menurut lembaga pemantau lalu lintas maritim, masih ada ratusan kapal tanker pengangkut minyak mentan yang terjebak di sana.

"Ratusan kapal masih berada di wilayah tersebut, termasuk 426 kapal tanker, 34 kapal pengangkut LPG, dan 19 kapal LNG, yang sebagian besar telah terdampar selama gangguan tersebut," kata Marine Traffic dalam sebuah unggahan di media sosial mengutip Saudi Gazette, Rabu 8 April 2026.

Kapal pengangkut curah milik Yunani, NJ Earth, melintasi Selat pada pukul 08.44 UTC. Sementara Daytona Beach yang berbendera Liberia melintas lebih awal pada pukul 06.59 UTC, tak lama setelah meninggalkan Bandar Abbas.

Belum diketahui apakah dua kapal tanker minyak Indonesia dengan operator PT Pertamina International Shipping (PIS) sudah melintasi Selat Hormuz atau belum.

Dua kapal berbobot superberat itu adalah kapal tanker Pertamina Pride dan Gamsunoro dan namanya belum terlacak organisasi pemantau lalu lintas maritim.

“Gencatan senjata selama dua pekan tersebut belum memberikan kejelasan yang cukup bagi kapal-kapal Norwegia untuk melanjutkan pelayaran melalui Selat Hormuz,” kata Asosiasi Pemilik Kapal Norwegia.

Kelompok industri tersebut, yang mewakili 130 perusahaan dengan sekitar 1.500 kapal di seluruh dunia, mengatakan, situasi keamanan di Teluk tetap tidak pasti dan para pemilik kapal sedang mencari informasi lebih lanjut.

“Kami mencatat sinyal gencatan senjata, tapi situasi di Selat Hormuz tetap belum terselesaikan dan tidak dapat diprediksi,” kata CEO grup tersebut, Knut Arild Hareide.

“Belum jelas dalam kondisi apa transit yang aman dapat dilakukan. Pemilik kapal sedang menilai situasi dan tidak akan melanjutkan transit sampai ada keamanan nyata untuk pelayaran yang aman,” ujar Hareide.

Sebelumnya, perusahaan pelayaran Maersk Denmark juga mengatakan pengumuman gencatan senjata belum memberikan kepastian yang cukup untuk melanjutkan operasi normal di daerah tersebut.

Komisi Eropa menolak untuk berkomentar tentang kemungkinan langkah-langkah selanjutnya untuk mengamankan lalu lintas di Selat Hormuz pada tahap gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran ini.

"Kami mendapat kabar tentang gencatan senjata. Kami menyambutnya. Seperti yang dikatakan Perwakilan Tinggi (Kaja Kallas), kami memiliki jendela mediasi yang perlu tetap terbuka dan kemudian kami akan melanjutkan dari sana," respons Juru Bicara Uni Eropa Anouar El Anouni dalam konferensi pers harian.

Ia menekankan, Selat Hormuz adalah "barang publik" global yang harus tetap terbuka untuk semua.

“Perdana Menteri Inggris Keir Starmer akan melakukan perjalanan ke Teluk pada hari ini untuk mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin regional untuk mencoba memastikan Selat Hormuz dibuka secara permanen setelah gencatan senjata AS-Iran,” kata Kantor PM Inggris.

"Saya menyambut baik kesepakatan gencatan senjata yang dicapai semalam, yang akan membawa kelegaan bagi kawasan dan dunia," kata Starmer dalam sebuah pernyataan.

"Bersama dengan mitra kami, kami harus melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung dan mempertahankan gencatan senjata ini, mengubahnya menjadi kesepakatan yang langgeng dan membuka kembali Selat Hormuz."

Starmer, yang telah dikritik keras oleh Presiden Donald Trump karena gagal mendukung serangan AS dan Israel terhadap Iran, telah menyelenggarakan pertemuan multinasional tentang bagaimana sekutu dapat mendukung pembukaan kembali jalur air utama tersebut. ***

Sumber: konteks
Foto: Sejumlah kapal tanker melintasi Selat Hormuz saat gencatan senjata AS-Iran. (Foto: Saudi Gazette)

Nama-Nama Kapal Rombongan Pertama yang Melintasi Selat Hormuz, Ada Tanker Pertamina? Nama-Nama Kapal Rombongan Pertama yang Melintasi Selat Hormuz, Ada Tanker Pertamina? Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar