Breaking News

Mojtaba Khamenei Akhirnya Muncul ke Publik, Klaim Iran Menang Perang atas AS-Israel


Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei akhirnya muncul ke publik setelah sebelumnya sempat dikabarkan tak sadarkan diri.

Ia mengklaim, negaranya telah meraih 'kemenangan akhir' dalam konflik melawan Israel dan Amerika Serikat (AS), di tengah kondisi gencatan senjata yang masih rapuh dan berpotensi runtuh sewaktu-waktu.

Pernyataan itu disampaikan bertepatan dengan 40 hari wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel pada awal perang.

Dalam pidatonya yang disiarkan televisi nasional, Khamenei menilai Iran mampu mengejutkan dunia sepanjang konflik berlangsung.

Iran Klaim Bertahan demi Hak, Siap Balas Serangan

Dalam pernyataan resminya, Khamenei menegaskan Iran tidak menginginkan perang, tetapi terpaksa bertindak demi mempertahankan haknya sebagai negara berdaulat.

“Kami tentu tidak akan membiarkan para agresor kriminal yang menyerang negara kami tanpa hukuman,” katanya, melansir Al Jazeera, Jumat, 10 April 2026.

Ia juga menegaskan bahwa Iran akan menuntut kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan, termasuk korban jiwa dan luka-luka selama perang.

Selat Hormuz Jadi Kunci, Iran Siapkan Langkah Baru

Isu strategis terkait Selat Hormuz kembali menjadi sorotan. Jalur vital tersebut sempat diblokade Iran sejak konflik pecah pada 28 Februari.

Khamenei menyebut Iran akan memasuki 'fase baru', meski tidak merinci langkah yang dimaksud. Sebelumnya, dalam kesepakatan gencatan senjata sementara, Iran setuju membuka akses pelayaran kembali.

Namun, muncul laporan bahwa Teheran berencana mengenakan biaya bagi kapal yang melintas, sebagai bagian dari upaya pendanaan rekonstruksi pascaperang.

Gencatan Senjata Dua Pekan, Negosiasi Digelar di Pakistan
Kesepakatan penghentian sementara konflik selama dua minggu tercapai melalui mediasi Pakistan. Langkah ini diambil untuk membuka ruang perundingan antara Iran dan AS.

Rencananya, delegasi kedua negara akan bertemu dalam waktu dekat di Islamabad guna membahas kemungkinan penghentian perang secara permanen.

Meski demikian, Khamenei mengingatkan bahwa Iran tetap dalam posisi siaga penuh.

“Tangan kami berada di pelatuk,” kata dia.

Serangan di Lebanon Ancam Perdamaian

Situasi semakin memanas setelah gelombang serangan udara Israel di Lebanon menewaskan lebih dari 300 orang.

Serangan ini memicu perdebatan terkait cakupan gencatan senjata. Iran dan Pakistan menganggap Lebanon termasuk dalam kesepakatan, sementara AS dan Israel menilai sebaliknya.

Sejumlah pemimpin dunia mendesak agar Lebanon dimasukkan dalam perjanjian demi menjaga stabilitas kawasan.

Iran Tegaskan Tak Akan Mundur

Di akhir pernyataannya, Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerah dalam memperjuangkan kepentingannya, termasuk mendukung jaringan sekutu di kawasan.

Ia menyebut seluruh 'front perlawanan' sebagai satu kesatuan, mengisyaratkan bahwa konflik tidak hanya terbatas pada satu wilayah.

Dengan kondisi di lapangan yang masih tegang dan perbedaan tafsir terkait gencatan senjata, masa depan perdamaian di kawasan Timur Tengah masih jauh dari yang namanya kepastian.***

Sumber: konteks
Foto: Pemimpin Tertinggi Iran,Mojtaba Khamenei klaim kemenangan negaranya atas AS-Israel di tengah gencatan senjata (Foto: Saudi Gazette)

Mojtaba Khamenei Akhirnya Muncul ke Publik, Klaim Iran Menang Perang atas AS-Israel Mojtaba Khamenei Akhirnya Muncul ke Publik, Klaim Iran Menang Perang atas AS-Israel Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar