Breaking News

Mengapa PSI Diprediksi Sulit Lolos Parlemen pada 2029? Ini Analisanya


Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, memprediksi nasib Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak akan banyak berubah pada Pemilu 2029. Ia menilai PSI masih akan menghadapi kesulitan untuk menembus ambang batas parlemen dan memperoleh kursi di DPR RI.

Menurut Iwan, langkah PSI merekrut kader dari partai lain menunjukkan pola kaderisasi instan yang cenderung pragmatis. Strategi tersebut dinilai berorientasi jangka pendek dan belum menyentuh penguatan ideologi partai.

“Yang saya pahami dari yang dilakukan oleh PSI membajak kader senior partai lain, atau bahasa yang lebih lembut mengajak kader partai lain masuk PSI merupakan proses kaderisasi instan yang pragmatis dengan kepentingan jangka pendek. Kalau hanya melakukan langkah-langkah pragmatis saja, saya rasa akan sulit,” ujar Iwan di Jakarta, Sabtu (18/4).

Ia menilai, bergabungnya tokoh seperti Ahmad Ali ke PSI juga tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap elektabilitas partai. Meski Ahmad Ali dinilai pernah berkontribusi dalam peningkatan suara Partai NasDem, Iwan menilai konteksnya berbeda ketika berpindah ke PSI.

Lebih lanjut, Iwan menegaskan bahwa kaderisasi politik yang kuat seharusnya dibangun melalui proses ideologis dan berkelanjutan, bukan sekadar perekrutan figur.

Ia juga menyoroti peran Joko Widodo yang dinilai tetap memiliki pengaruh terhadap PSI. Namun, menurut Iwan, faktor figur saja tidak cukup untuk mengantarkan PSI menembus parlemen.

“Jokowi sebagai tokoh sentral di PSI memang akan all-out. Tapi faktor Jokowi saja bukan satu-satunya faktor penentu PSI bisa meraup suara yang mencapai ambang batas parlemen pada pemilu 2029,” katanya.

Iwan mengingatkan, selama dua periode kepemimpinan Jokowi sebagai presiden, PSI tetap gagal melampaui ambang batas parlemen. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan kekuasaan tidak selalu berbanding lurus dengan capaian elektoral.

Ia menambahkan, setelah tidak lagi menjabat, pengaruh politik Jokowi diperkirakan akan berangsur berkurang. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi tantangan tambahan bagi PSI.

Menurut Iwan, partai politik yang ingin berhasil harus memiliki ideologi kuat, sistem kaderisasi matang, serta basis dukungan yang jelas hingga tingkat akar rumput.

“Kalau PSI mampu memenuhi syarat-syarat itu, tidak menutup kemungkinan menjadi partai yang diperhitungkan dan masuk parlemen pada 2029,” ujarnya.

Sumber: netralnews
Foto: Logo PSI/Net

Mengapa PSI Diprediksi Sulit Lolos Parlemen pada 2029? Ini Analisanya Mengapa PSI Diprediksi Sulit Lolos Parlemen pada 2029? Ini Analisanya Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar