Korea Utara Pamer Senjata Canggih Terbaru di Tengah Gencatan Iran-AS, Langsung Bikin Dunia Ketar-ketir
Korea Utara kembali menjadi sorotan dunia setelah menggelar serangkaian uji coba persenjataan berteknologi tinggi. Informasi ini disampaikan oleh kantor berita resmi negara, KCNA.
Pengujian berlangsung selama tiga hari dan mencakup berbagai jenis senjata modern, termasuk sistem elektromagnetik, bom serat karbon, serta sistem pertahanan udara bergerak.
Disebut sebagai 'Aset Khusus'
Seorang pejabat militer yang memimpin pengujian, Kim Jong-sik, menyebut teknologi tersebut sebagai bagian penting dalam kekuatan militer negaranya.
Ia menggambarkan sistem elektromagnetik dan bom serat karbon sebagai "aset khusus", meski tidak menjelaskan secara rinci kemampuan teknis dari senjata tersebut.
Peluncuran Rudal Terdeteksi
Militer Korea Selatan melaporkan telah mendeteksi sejumlah peluncuran proyektil dari wilayah Korea Utara.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari Reuters, jarak tempuh rudal tersebut berkisar antara 240 hingga 700 kilometer.
Peluncuran ini menambah kekhawatiran atas peningkatan aktivitas militer di kawasan.
Berpotensi Lumpuhkan Infrastruktur
Salah satu senjata yang diuji adalah bom serat karbon yang dirancang untuk mengganggu jaringan listrik dengan menyebarkan material konduktif.
Selain itu, senjata berbasis pulsa elektromagnetik (EMP) non-nuklir juga disebut mampu melumpuhkan sistem elektronik militer, seperti radar dan pesawat.
KCNA juga melaporkan bahwa uji coba melibatkan hulu ledak kluster baru untuk rudal balistik Hwasong-11 yang memiliki kemampuan membawa hulu ledak nuklir.
Ketegangan Kawasan Kian Meningkat
Uji coba ini terjadi di tengah situasi yang memanas di Semenanjung Korea. Wakil Menteri Luar Negeri Pertama, Jang Kum-chol, bahkan menyebut Korea Selatan sebagai "negara musuh yang paling bermusuhan".
Ketegangan semakin meningkat setelah insiden dugaan peluncuran drone yang memicu reaksi dari kedua belah pihak.
Hubungan antara Pyongyang dan Washington belum menunjukkan perbaikan sejak gagalnya perundingan nuklir pada 2019.
Upaya diplomasi yang sempat dimulai di era Presiden Donald Trump tidak berlanjut.
Dalam pernyataan terbarunya, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menegaskan bahwa negaranya tidak akan melepaskan senjata nuklir.
Ia juga menilai bahwa kekuatan nuklir merupakan satu-satunya cara untuk menghadapi ancaman dari Amerika Serikat.
Serangkaian uji coba ini menunjukkan ambisi Korea Utara untuk terus memperkuat kemampuan militernya.
Di tengah situasi global yang belum stabil, langkah tersebut dinilai berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan.
Perkembangan ini pun menjadi perhatian serius komunitas internasional yang khawatir akan dampaknya terhadap keamanan regional dan global.***
Sumber: konteks
Foto: Korea Utara pamer senjata baru canggih di tengah gencatan senjata Iran-AS bikin dunia waspada (Foto: Global Look Press/Shen Hong)
Korea Utara Pamer Senjata Canggih Terbaru di Tengah Gencatan Iran-AS, Langsung Bikin Dunia Ketar-ketir
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar