Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab
Serangan agresi terbaru dari Israel dan Amerika Serikat telah menghancurkan
satu sinagoge atau tempat ibadah umat Yahudi di jantung kota Teheran, Iran.
Insiden ini terjadi di tengah gelombang serangan sejak Senin (6/4) malam,
yang menghantam berbagai wilayah di Iran dan menewaskan lebih dari 15 orang.
Media lokal Iran melaporkan, kehancuran tempat ibadah tersebut menjadi
pukulan telak bagi keragaman budaya dan agama di Teheran.
“Menurut informasi awal, Sinagoge Rafi-Nia ... hancur total dalam serangan
pagi ini,” lapor surat kabar Shargh.
Berdasarkan laporan dari kantor berita semi-pemerintah Mehr, Sinagoge
Rafi-Nia hancur ketika sebuah bangunan tempat tinggal yang berada tepat di
sebelahnya menjadi sasaran serangan udara.
Lokasi gedung yang berada di pusat kota Teheran dengan struktur jalan yang
sempit, memperparah dampak ledakan.
Getaran dan runtuhan bangunan menyebabkan kerusakan parah tidak hanya pada
target utama, tetapi juga pada bangunan-bangunan di sekitarnya.
pic.twitter.com/jZ5cUHTnrF BREAKING: U.S/ISRAEL BOMBED A JEWISH SYNAGOGUE IN TEHRAN IRAN
— Irlandarra (@martinez_j7902) April 7, 2026
Puing-Puing dan Kitab Suci yang Berserakan
Rekaman video yang beredar memperlihatkan petugas pertahanan sipil sedang
bekerja keras di tengah reruntuhan bangunan.
Pemandangan memilukan terlihat ketika buku-buku berbahasa Ibrani ditemukan
berserakan di tanah, tertimbun debu dan puing-puing beton.
Para petugas berusaha mengevakuasi sisa-sisa artefak keagamaan yang masih
bisa diselamatkan dari lokasi kejadian.
Laporan tersebut juga mencatat bahwa karena sempitnya jalan-jalan yang
mengelilingi bangunan yang diserang, bagian luar dan dalam bangunan di
dekatnya juga mengalami "kerusakan parah".
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban
jiwa spesifik dari dalam area sinagoge tersebut, namun kerusakan fisik
bangunan dinyatakan mencapai seratus persen.
Homayoun Sameh, seorang perwakilan Yahudi di Majelis Permusyawaratan Islam
(Parlemen Iran), menyampaikan pesan duka sekaligus kecaman keras melalui
sebuah video yang dipublikasikan di Telegram oleh outlet berita resmi IRIB
News.
“Rezim Zionis tidak menunjukkan belas kasihan kepada komunitas ini selama
hari raya Yahudi dan menargetkan salah satu sinagoge kuno dan suci kami.
Sayangnya, selama serangan ini, bangunan sinagoge hancur total dan gulungan
Taurat kami tertinggal di bawah reruntuhan,” ujar Sameh dalam pernyataan
resminya.
Tanakh, kitab suci Yahudi, berserakan di antara puing-puing Sinagoge
Rafi-Nia, Teheran, Iran, yang hancur dibom Israel, Selasa (7/4/2026). [MEHR
News Agency]
Jejak Komunitas Yahudi di Iran
Kehancuran Sinagoge Rafi-Nia menjadi sorotan internasional karena posisi
unik komunitas Yahudi di Iran.
Yudaisme adalah salah satu agama minoritas yang diakui secara hukum oleh
konstitusi Iran.
Meskipun banyak anggota komunitas Yahudi melarikan diri setelah Revolusi
Islam 1979, Iran masih menjadi rumah bagi komunitas Yahudi terbesar di Timur
Tengah di luar Israel.
Walaupun tidak ada angka resmi yang tersedia secara publik, diperkirakan
masih ada beberapa ribu orang Yahudi yang menetap di Iran.
Mereka memiliki perwakilan di parlemen dan menjalankan kehidupan beragama
secara aktif.
Surat kabar Shargh menyebut Sinagoge Rafi-Nia sebagai "salah satu tempat
paling penting bagi orang Yahudi Khorasan untuk berkumpul dan merayakan hari
besar," merujuk pada komunitas Yahudi yang berasal dari provinsi timur laut
Iran.
Korban Jiwa Terus Bertambah di Berbagai Kota
Serangan semalam tidak hanya menyasar pusat kota Teheran. Media lokal
melaporkan bahwa setidaknya 15 orang tewas di berbagai titik akibat gempuran
udara tersebut.
Sementara di kota Pardis, yang terletak di sebelah timur Teheran, enam
jenazah telah ditemukan dari bawah reruntuhan bangunan yang terkena hantaman
rudal.
Sementara itu, di kota Shahriar yang berada di bagian barat provinsi
Teheran, otoritas setempat melaporkan sembilan orang tewas akibat serangan
udara Israel yang menghantam kawasan pemukiman warga.
Ketegangan yang terus meningkat ini membuat warga di kota-kota besar Iran
berada dalam kondisi siaga tinggi, sementara dunia internasional
memperhatikan dengan cemas bagaimana eskalasi ini akan berdampak pada
stabilitas global.
Serangan yang menghancurkan tempat ibadah ini menambah dimensi baru dalam
narasi konflik Iran-Israel.
Bagi banyak pihak, hancurnya sinagoge oleh serangan yang juga melibatkan
Israel dianggap sebagai paradoks yang menyakitkan, di mana simbol-simbol
keagamaan justru menjadi korban dalam perebutan kekuasaan geopolitik yang
kian memanas.
Sumber:
suara
Foto: Seorang warga Yahudi Iran tengah menatap Sinagoge Rafi-Nia, Teheran,
Iran, yang hancur dibom Israel, Selasa (7/4/2026). Tampak pula Tanakh, kitab
suci Yahudi di antara puing-puing sinagoge itu (kanan). [MEHR News Agency]
Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:


Tidak ada komentar