Breaking News

Heboh di Pengadilan, Ahli IT Klaim Nilai Harga Chromebook Rp 6 Juta Terlalu Mahal Dibanding Harga Pasaran


Fakta baru terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook yang menyeret nama mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

Seorang ahli teknologi informasi menilai harga perangkat tersebut jauh di atas harga pasar.

Ahli IT dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Mujiono Sadikin, menyampaikan pandangannya di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (6/4/2026).

Ia menilai harga Chromebook sekitar Rp6 juta per unit tergolong terlalu tinggi.

Meski mengaku tidak memiliki data pembelian secara langsung, Mujiono menggunakan referensi dari dokumen yang disediakan penyidik untuk melakukan perbandingan harga.

“Dengan asumsi harga Rp6 juta, itu sudah ada kelebihan,” ujarnya dalam persidangan.

Ia kemudian membandingkan angka tersebut dengan data presentasi internal kementerian terkait pengadaan teknologi informasi.

Dalam dokumen tersebut, harga dasar Chromebook yang dicantumkan dari e-commerce berada di kisaran Rp3,2 juta per unit.

Perbandingan ini semakin menguatkan dugaan adanya selisih harga yang cukup signifikan dalam pengadaan tersebut.

Tak hanya itu, Mujiono juga memaparkan harga pasar Chromebook pada periode 2025 hingga 2026.

Berdasarkan pengamatannya, perangkat dengan spesifikasi umum seperti layar 11 inci, RAM standar, dan prosesor tipe N4000 atau N4020 dibanderol antara Rp3 juta hingga Rp4 juta.

Bahkan, ia menemukan beberapa produk dengan harga lebih rendah untuk spesifikasi tertentu, berkisar Rp1,7 juta hingga Rp1,8 juta di sejumlah platform e-commerce.

Dalam perkara ini, Nadiem Makarim bersama tiga terdakwa lainnya diduga telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp2,1 triliun.

Ia juga disebut memperoleh keuntungan pribadi dalam jumlah besar yang berkaitan dengan investasi perusahaan teknologi.

Jaksa menilai, pengadaan tersebut diarahkan pada satu ekosistem tertentu, yakni perangkat berbasis Chrome, sehingga menimbulkan dugaan monopoli dalam proyek pengadaan teknologi pendidikan.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik karena menyangkut anggaran besar serta kebijakan strategis di sektor pendidikan nasional.***

Sumber: pojoksatu
Foto: Heboh di Pengadilan, Ahli IT Klaim Nilai Harga Chromebook Rp6 Juta Terlalu Mahal Dibanding Harga Pasaran

Heboh di Pengadilan, Ahli IT Klaim Nilai Harga Chromebook Rp 6 Juta Terlalu Mahal Dibanding Harga Pasaran Heboh di Pengadilan, Ahli IT Klaim Nilai Harga Chromebook Rp 6 Juta Terlalu Mahal Dibanding Harga Pasaran Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar