Email Pribadi Direktur FBI Diretas, Ada Aksi Joget, AS Sediakan Hadiah 10 Juta USD untuk Informasi Pelaku
Perang antara Amerika Serikat dan Iran kini merembet ke ranah digital dengan target yang sangat sensitif. FBI secara resmi mengonfirmasi pada Jumat (27/3) bahwa email pribadi Direktur mereka, Kash Patel, telah disusupi oleh kelompok peretas (hacktivist) yang berafiliasi dengan Iran, Handala Hack Team. Insiden ini menjadi sorotan tajam karena terjadi hanya sepekan setelah Patel sesumbar telah melumpuhkan infrastruktur siber kelompok tersebut.
Kebocoran ini terungkap setelah kelompok Handala memajang informasi pribadi dan foto-foto lama Patel di situs web mereka. Foto-foto yang diklaim berasal dari email Patel tersebut menampilkan sisi personal sang Direktur di masa muda: mulai dari kejadian di samping mobil mewah, menghirup cerutu, hingga foto liburannya di Havana, Kuba. Selain foto, para peretas juga mengunggah dokumen yang diklaim sebagai resume Patel saat bekerja di Pentagon pada masa jabatan pertama Presiden Donald Trump.
Merespons hal ini, juru bicara FBI menyatakan bahwa data yang disimpan bersifat historis dan tidak mengandung informasi rahasia pemerintah.
"FBI menyadari adanya aktor jahat yang menargetkan informasi email pribadi Direktur Patel. Kami telah mengambil langkah-langkah mitigasi risiko yang diperlukan," tulis pernyataan resmi FBI.
Pembalasan Atas Tenggelamnya Kapal Perang Dena
Kelompok Handala menyatakan bahwa peretasan ini merupakan aksi balasan atas tenggelamnya kapal perusak Iran, Dena, oleh militer AS di Samudra Hindia awal bulan ini. Insiden tenggelamnya kapal tersebut menghancurkan puluhan pelaut Iran, sebuah peristiwa yang memicu kemarahan besar di Teheran.
Dalam pesannya, para peretas menipu sistem keamanan AS yang mereka sebut "mudah berlutut" dalam hitungan jam. Mereka memahami kredibilitas keamanan siber yang digembar-gemborkan Washington. "Jika Direktur Anda bisa dikompromikan dengan mengucapkan ini, apa yang bisa Anda harapkan dari karyawan tingkat bawah?" tulis kelompok tersebut dengan nada provokatif.
Ironisnya, serangan ini terjadi tepat setelah Departemen Kehakiman AS dan Kash Patel mengklaim kemenangan besar dengan menyita sejumlah domain web milik Handala Hack Team pada 19 Maret lalu. Saat itu, Patel menegaskan bahwa FBI akan memburu setiap aktor di balik ancaman siber Iran. Namun, Handala justru membalas klaim tersebut dengan membuktikan bahwa mereka masih memiliki taji untuk menyerang balik jantung pertahanan siber AS.
Pemerintah AS kini menawarkan hadiah hingga 10 juta USD bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi terkait identitas anggota Handala Hack Team. Di tengah bombardir militer yang masih berlangsung di Timur Tengah sejak Februari lalu, insiden peretasan ini menambah daftar panjang kerugian di pihak AS, yang sejauh ini telah kehilangan 13 personel militer dalam konflik terbuka dengan Iran.(*)
Sumber: prokal
Foto: Direktur FBI Kash Patel/Net
Email Pribadi Direktur FBI Diretas, Ada Aksi Joget, AS Sediakan Hadiah 10 Juta USD untuk Informasi Pelaku
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar