Dilaporkan JK Soal Dugaan Fitnah Ijazah Palsu Jokowi, Rismon Sianipar Sebut Reproduksi AI, Tunjukkan Video Asli
Rismon Sianipar buka suara usai dilaporkan Jusuf Kalla (JK) ke Bareskrim Polri terkait fitnah mendanai Roy Suryo cs dalam tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Menurut Rismon, video yang beredar tersebut dibuat oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
"Video sintesis berbasis artificial intelligence atau kecerdasan buatan ya," ujarnya mengutip kanal YouTube Balige Academy, Sabtu 11 April 2026.
Menurut Rismon, video asli atau mentah yang dipersoalkan itu berasal dari video di kanal Balige Academy miliknya yang diunggah pada 11 Maret 2026.
Adapun video asli berisi klarifikasi Rismon terkait kajian ilmiah ijazah Jokowi.
Namun, video itu kemudian direproduksi dengan AI sehingga mengandung muatan yang lain.
"Yang selanjutnya mereka rekayasa menjadi video yang menyebutkan seorang elite di republik ini ya, dengan nama spesifik dengan jumlah dana spesifik, yang mereka reproduksi, mereka rekayasa menggunakan aplikasi AI yang sangat marak dewasa ini," klaimnya.
Hal tersebut, lanjutnya, membuktikan bahwa video yang dilaporkan JK itu bukan video buatannya.
"Jadi, ini merupakan bukti autentik bahwa bukan saya ya yang memproduksi video tersebut ya, karena autentiknya ada di sini sebagai jejak digital yang tidak terbantahkan," kilahnya.
Sebelumnya, JK resmi melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar atas dugaan penyebaran fitnah dan pencemaran nama baik ke Bareskrim Polri.
Laporan dilayangkan langsung oleh JK ke Bareskrim dan tercatat dengan nomor LP/B/135/IV/2026/SPKT/Bareskrim Polri.
"Saya melaporkan Rismon Sianipar atas perbuatannya yang saya anggap itu merugikan saya karena mengatakan saya ini mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan untuk soal ijazah Pak Jokowi," tegas JK usai laporan, Rabu 8 April 2026.
Menurut penilaiannya, tudingan yang dialamatkan kepadanya sangat tidak etis bahkan sangat menghina dirinya.
Pasalnya, JK menyebut dirinya pernah mendampingi Jokowi sebagai wakil presiden selama lima tahun.
"Sangat tidak etis bagi saya, Pak Jokowi itu Presiden yang saya wakilnya. Kita sama-sama di pemerintahan, bersama-sama selama lima tahun," katanya.
"Masa saya bayar orang Rp5 miliar untuk menyelidiki beliau. Itu tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan. Itu penghinaan dan merugikan martabat saya," lanjutnya.***
Sumber: konteks
Foto: Rismon Sianipar klaim video yang diduga fitnah JK dibuat dengan AI (X @SianiparRismon)
Dilaporkan JK Soal Dugaan Fitnah Ijazah Palsu Jokowi, Rismon Sianipar Sebut Reproduksi AI, Tunjukkan Video Asli
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar