Belum Bisa Ditangkap Kejagung, Silfester Matutina Jadi Komisaris ID Food
Terpidana kasus fitnah terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Silfester Matutina, hingga awal 2026 masih belum berhasil dieksekusi oleh aparat penegak hukum.
Meski putusan pengadilan telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) sejak enam tahun lalu, keberadaan Silfester yang dikenal sebagai pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu masih terus dalam pencarian.
Kejaksaan Agung Republik Indonesia memastikan upaya pelacakan terhadap Silfester tetap berjalan. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menyebut tim dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan saat ini aktif memantau keberadaan yang bersangkutan.
“Silfester sedang kami cari. Yang jelas Tim Kejari Jakarta Selatan sedang memonitor terhadap keberadaan yang bersangkutan,” kata Anang, Rabu, 31 Desember 2025.
Untuk mempercepat proses eksekusi, Kejaksaan turut mengerahkan Tim Tangkap Buron (Tabur). Meski demikian, Silfester hingga kini belum dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).
Di sisi lain, meskipun berstatus terpidana, Silfester belum menjalani penahanan. Ia justru sempat diangkat sebagai Komisaris Independen di PT Rajawali Nusantara Indonesia atau ID Food oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada 18 Maret 2025. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-58/MBU/03/2025.
Berdasarkan informasi dari laman resmi ID Food, Silfester lahir di Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 19 Juni 1971. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum (S1) di Universitas Wiraswasta Indonesia pada 2020, dan melanjutkan studi Magister Hukum (S2) di Universitas Krisnadwipayana pada 2024.
Dalam perjalanan kariernya, Silfester mendirikan firma hukum “Silfester Matutina & Partners” pada 2008 yang masih beroperasi hingga kini. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama NTT Mining Corp pada periode 2009–2015 serta Direktur Utama PT Srikandi Mahardika Mandiri pada 2009–2019.
Selain itu, ia pernah memimpin Cargo PT Global Multi Moda Papua sebagai Direktur Utama pada 2010–2014, serta menjabat Direktur Utama CV Tobels Makmur Food pada 2011–2019. Ia juga sempat menjadi Komisaris Utama PT Wawasan Global Mining hingga 2014.
Di bidang media, Silfester pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Solmetnews.com pada 2015–2019. Ia kemudian kembali mendirikan firma hukum “Suhadi, Eddy, Silfester & Partners” pada 2021 hingga 2023.
Pada 2023, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Yvanslog Express Indonesia serta PT Malindo Sukses Solusi, posisi yang masih diembannya hingga saat ini.***
Sumber: konteks
Foto: Silfester Matutina Komisaris Independen PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food oleh Erick Thohir pada Selasa, 18 Maret 2025.
Belum Bisa Ditangkap Kejagung, Silfester Matutina Jadi Komisaris ID Food
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar