Breaking News

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi


Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh rekaman video yang memperlihatkan tindak pencurian satu unit televisi berukuran 30 inci di sebuah ruko kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Hal yang menarik perhatian publik adalah sosok pelakunya yang diduga merupakan seorang perempuan lanjut usia atau nenek-nenek. Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) saat pelaku masuk melalui pintu samping ruko dengan sangat tenang.

Pihak kepolisian segera merespons kegaduhan di media sosial tersebut untuk memastikan fakta di lapangan.

"Kasus dugaan pencurian satu unit televisi berukuran 30 inci oleh seorang perempuan lanjut usia (lansia) di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, menjadi sorotan publik setelah rekaman aksinya viral di media sosial," kata Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono sebagaimana diwartakan Antara, Rabu (1/4/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, aparat kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian pada Selasa (31/3) malam untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi ruko tersebut berada di Jalan KH Abdullah Syafe’i, Kelurahan Bidaracina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Pemilik ruko, Ara Pardede, memberikan keterangan bahwa peristiwa pencurian itu sebenarnya terjadi pada Minggu (29/3) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, namun baru disadari beberapa waktu kemudian.

Kejadian bermula saat pemilik ruko mendapatkan laporan dari karyawannya mengenai hilangnya aset televisi di area kantor. Merasa ada yang janggal, pemilik ruko kemudian memeriksa rekaman CCTV untuk melihat aktivitas di dalam gedung pada jam-jam sebelumnya.

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang perempuan lansia masuk ke dalam ruko melalui pintu samping yang saat itu tidak terkunci rapat atau tanpa izin.

Pelaku yang terlihat sudah berumur tersebut berjalan masuk dengan langkah yang pasti menuju lantai dua. Area lantai dua ruko tersebut diketahui berfungsi sebagai kantor asuransi.

"Di rekaman, terlihat pelaku masuk dengan santai, lalu naik ke lantai dua dan membawa keluar satu unit televisi," ujar Samsono menjelaskan detail rekaman yang menjadi bukti utama penyelidikan awal.

Ciri-ciri fisik pelaku terlihat cukup jelas dalam rekaman video yang beredar luas di platform Instagram dan TikTok tersebut. Pelaku digambarkan memiliki rambut panjang yang sudah memutih atau beruban.

Selain itu, cara berjalannya tampak pincang dan ia terlihat membawa sebuah tas ransel berwarna merah di punggungnya. Identitas visual ini memudahkan publik untuk mengenali sosok yang bersangkutan.

Setelah berhasil mengambil televisi berukuran cukup besar tersebut, pelaku kembali turun dan keluar melalui pintu samping yang sama.

Aksi ini dilakukan tanpa menimbulkan kecurigaan dari orang-orang di sekitar lokasi, mengingat pembawaan pelaku yang sangat tenang seolah-olah merupakan bagian dari penghuni atau orang yang berkepentingan di ruko tersebut.

Kompol Samsono mengungkapkan bahwa akses pintu samping yang tidak terpantau secara ketat menjadi celah keamanan utama dalam insiden ini.

Titik lemah tersebut dimanfaatkan oleh pelaku untuk masuk dan keluar tanpa hambatan berarti. Meskipun bukti-bukti sudah cukup kuat untuk memproses kasus ini secara hukum, terdapat perkembangan unik dari sisi korban atau pemilik ruko.

Pihak pemilik ruko secara mengejutkan memilih untuk tidak menempuh jalur hukum formal dengan membuat laporan polisi. Keputusan ini diambil murni karena pertimbangan moral dan rasa iba terhadap kondisi fisik serta usia pelaku yang sudah lanjut.

"Korban tidak ingin melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dikarenakan diduga pelaku sudah lanjut usia. Namun bila berjumpa dengan pelaku, korban akan menyerahkan ke pihak kepolisian terdekat, dalam hal ini Polsek Jatinegara, Jakarta Timur," tutur Samsono.

Di sisi lain, muncul video viral serupa yang memperlihatkan seorang nenek menggunakan tongkat yang diduga mencoba masuk ke rumah warga di wilayah Jatinegara.

Publik berspekulasi bahwa pelaku adalah orang yang sama dengan pencuri TV di ruko asuransi tersebut. Namun, pihak kepolisian belum bisa memberikan konfirmasi pasti mengenai keterkaitan kedua video tersebut.

Terkait dugaan adanya pelaku spesialis lansia di kawasan tersebut, polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mencocokkan ciri-ciri fisik di kedua video.

"Belum terlihat jelas, kemungkinan bisa sama, namun masih perlu pendalaman lebih lanjut," ungkap Samsono menanggapi spekulasi masyarakat yang berkembang di kolom komentar media sosial.

Hingga saat ini, personel Polsek Jatinegara tetap melakukan pemantauan di sekitar wilayah Bidaracina dan mengumpulkan informasi tambahan dari warga sekitar.

Langkah antisipasi tetap dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, meskipun korban pertama memilih untuk memaafkan pelaku.

Masyarakat, khususnya para pemilik usaha dan penghuni rumah di kawasan padat penduduk seperti Jatinegara, diimbau untuk selalu waspada.

Penggunaan sistem pengamanan seperti CCTV terbukti sangat membantu dalam mengidentifikasi pelaku kejahatan, namun penguncian akses pintu secara fisik tetap menjadi prioritas utama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Sumber: suara
Foto: Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan seorang nenek mencuri satu unit televisi berukuran 30 inci di sebuah ruko di Jalan KH Abdullah Syafe’i, Kelurahan Bidaracina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (29/3/2026). (ANTARA/Instagram/@jakarta.trending).

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar