Aksi Bike to Work Wabup Bojonegoro Banjir Kritik Gara-Gara Kunci Mobil Kelihatan
Viral video menunjukkan aksi Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang
mengunggah momen berangkat ke kantor dengan bersepeda.
Langkah yang dimaksudkan untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan
penghematan energi ini justru berbalik menjadi bumerang setelah netizen
menemukan detail janggal.
Ini yang memicu dugaan bahwa aksi tersebut hanyalah sebuah gimik demi konten
semata.
Melalui akun Instagram resminya, @nurulazizah_bojonegoro, sang Wakil Bupati
membagikan video saat dirinya mengayuh sepeda menuju kantor dengan
didampingi oleh dua ajudan.
Dalam video tersebut, Nurul Azizah tampak bersemangat mengajak masyarakat
untuk memulai kebiasaan baru di awal pekan.
"Ayo kita memulai Hari Senin dengan bersepeda sebagai hemat energi," ajaknya
bersemangat.
Ia juga menambahkan alasan kesehatan di balik kebijakan tersebut.
"Pemkab menerapkan setiap hari Senin, karena Hari Sabtu dan Minggu sudah
libur maka Senin untuk genjot biar lemak-lemak kita hancur," tambahnya.
Tak hanya melalui video, Nurul Azizah juga mempertegas pesannya melalui
kolom keterangan unggahan yang menyebutkan bahwa aksi ini merupakan bentuk
dukungan terhadap program nasional.
"Naik sepeda ke kantor bukan sekadar gaya, tapi langkah nyata mendukung
program Bike to Work dari Bapak Presiden. Ini jadi pilihan cerdas untuk
menghemat BBM, mengurangi polusi, sekaligus menjaga kesehatan. Mulai dari
hal kecil, dampaknya besar. Yuk, gowes bareng setiap hari senin demi bumi
yang lebih bersih dan hemat energi!" tulisnya pada Senin, 30 Maret 2026.
Namun, alih-alih mendapatkan apresiasi luas, unggahan tersebut justru
dibanjiri kritik pedas, terutama setelah akun X @MangAgus_10 menyoroti
adanya kunci mobil yang terlihat jelas di kantong salah satu ajudan yang
ikut bersepeda.
Netizen pun ramai-ramai mempertanyakan keaslian kampanye hemat energi
tersebut. Akun itu menuliskan kritik menohok pada Selasa, 31 Maret 2026.
"Lain kali kalau bikin gimmick pastikan kunci mobilnya dikantongi dulu, pak.
Ngajakin masyarakat untuk hemat energi dengan naik sepeda, tapi dia sendiri
ngantor bawa mobil. Piye toh," tulisnya.
Komentar negatif tidak berhenti sampai di situ. Banyak pengguna media sosial
yang menyayangkan kurangnya aspek keselamatan dalam video tersebut, seperti
tidak digunakannya helm pelindung.
Selain kritik mengenai orisinalitas konten, masyarakat juga memberikan
masukan yang lebih substantif terkait kebijakan transportasi.
Salah satu netizen menyarankan solusi jangka panjang dibandingkan sekadar
aksi simbolis.
"Halo Ibu, terimakasih sudah memberi contoh yang baik. Saran saja untuk
efisiensi hemat energi jangka panjang, mungkin bisa diadakan transportasi
umum yang terintegrasi. Baik untuk transport dalam kota maupun luar kota.
Terimakasih," komentar seorang netizen.
Netizen lain juga menyoroti kondisi geografis Bojonegoro yang tidak semua
berupa jalanan datar seperti yang ditampilkan dalam video.
"Jalan datar, sini bu maen area pegunungan, ASN ditata lagi aja ga masalah
sesuai domisili tempat tinggal, kalau lintas kabupaten mau jam berapa sampai
sekolah....?" tulisnya memberikan realita tantangan bagi para ASN di daerah.
Sumber:
suara
Foto: Viral aksi bersepeda ke kantor Wakil Bupati Bojonegoro dituding cuma
gimmick. (Instagram)
Aksi Bike to Work Wabup Bojonegoro Banjir Kritik Gara-Gara Kunci Mobil Kelihatan
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar