Viral! Pekerja Indonesia di Jepang Disuruh Makan Natto Sambil Buka Baju Saat Orientasi
Sebuah video yang melibatkan sejumlah pekerja migran Indonesia di Jepang
memicu perdebatan publik di media sosial. Cuplikan tersebut menunjukkan para
pekerja junior yang sedang menjalani proses orientasi kontroversial di mana
mereka diminta untuk makan natto dan melepas baju mereka. Hal ini memicu
reaksi keras dari masyarakat luas secara daring.
Kejadian ini dilaporkan berlangsung sesaat setelah beberapa pekerja junior
tersebut tiba di Jepang untuk memulai masa kerja mereka. Aktivitas orientasi
ini direkam dan disebarkan secara luas, yang kemudian menimbulkan berbagai
macam tanggapan dari netizen yang mempertanyakan urgensi dan kepantasan
metode tersebut di lingkungan kerja modern saat ini.
Dalam video tersebut, tampak beberapa pria muda duduk di lantai sambil
mengonsumsi natto, yakni makanan khas Jepang berupa kedelai fermentasi yang
dikenal memiliki aroma yang sangat tajam. Selain itu, mereka terlihat tidak
mengenakan atasan, yang menjadi poin utama kritik publik mengenai cara
memperlakukan rekan kerja yang baru bergabung di perantauan.
@dims__214 Ini video tentang kohai(junior) baru sampe jepang di paksa makan nato(makanan dari kedelai yang berbau lumayan tajam) oleh senpai(senior) .Setelah video ramai pemilik akun menutup akun dan menghapus video ini video saya rekam sebelum di hapus.Kita sebagai sama sama anak rantau harus saling menggandeng bukan membully atau seperti tindakan pemaksaan seperti ini sangat tidak di anjurkan sama sekali #kenshuseijapan🇮🇩🇯🇵🎌 #japan #tokuteginou🇲🇨🇯🇵 #viral ♬ suara asli - dims__214
Banyak penonton yang mengekspresikan ketidaksenangan mereka dan menganggap
perlakuan terhadap para pekerja ini sudah sangat berlebihan. Sejumlah
netizen menunjukkan bahwa meskipun berada di negara maju seperti Jepang,
pola pikir di balik tindakan tersebut terasa kuno dan sangat tidak
profesional bagi mereka yang sedang berjuang mencari nafkah di luar negeri.
Seorang pekerja senior yang juga merupakan orang yang mengunggah video asli
tersebut akhirnya muncul untuk memberikan klarifikasi resmi. Ia
memperkenalkan diri sebagai pemilik akun yang membagikan konten yang kini
menjadi bahan pembicaraan hangat di berbagai platform media sosial dalam
beberapa hari terakhir ini guna memberikan penjelasan kepada masyarakat.
"Saya atas nama Akun sudah mengupload video yang lagi viral. Hari ini saya
akan berklarifikasi tentang video anak-anak yang lagi viral makan NATO. Saya
dan sempai saya yang lain tidak bermaksud untuk memby atau menyti dalam
video tersebut," ungkap pelaku.
Senior tersebut menjelaskan bahwa maksud di balik video dan aktivitas yang
dilakukan bukanlah untuk melakukan perundungan atau menyiksa para pendatang
baru. Ia mengklaim bahwa proses tersebut dirancang khusus untuk membantu
para junior beradaptasi dengan kondisi lingkungan hidup yang akan mereka
hadapi selama bekerja sebagai kru kapal di wilayah Jepang.
Pekerja Senior Muncul Untuk Memberikan Klarifikasi Terkait Video Tersebut
[Sumber: Tiktok]
"Tujuan kami biar adik-adik kami yang baru datang bisa membiasakan diri
untuk makan makanan yang ada di kapal Jepang. Karena di kapal biasanya makan
seadanya seperti NATO, sasimi, telur mentah. Yang kerja di kapal pasti ada
yang paham jugalah kondisi tersebut," jelasnya,
Menurut keterangan senior, pola makan di atas kapal umumnya hanya terdiri
dari bahan makanan pokok khas Jepang yang sangat mendasar. Hal ini mencakup
natto, sashimi, dan telur mentah yang mungkin terasa asing bagi pekerja baru
asal Indonesia yang belum terbiasa dengan budaya kuliner maritim lokal yang
sering kali memiliki ketersediaan yang sangat terbatas.
Senior tersebut juga menekankan bahwa mereka yang memiliki pengalaman
bekerja di kapal laut kemungkinan besar akan memahami alasan di balik proses
adaptasi ini. Ia menyatakan bahwa variasi makanan yang terbatas saat berada
di tengah laut membuat setiap pekerja harus mampu mengonsumsi apa pun yang
tersedia demi menjaga kondisi fisik dan stamina mereka.
Meskipun telah memberikan penjelasan panjang lebar, pihak senior yang
terlibat akhirnya tetap menyampaikan permohonan maaf secara resmi. Mereka
menyadari bahwa video tersebut telah menimbulkan kegaduhan dan segera
menghubungi para junior atau kohai untuk menyampaikan rasa penyesalan mereka
secara langsung atas ketidaknyamanan yang muncul akibat video itu.
"Dan juga saya meminta maaf sebesar-besarnya. Saya juga sama sempai-sempai
yang lain udah minta maaf juga ke Kohai. Kami berharap masalah ini bisa
diselesaikan dengan baik dan tidak ada lagi kesalahpahaman di antara kita
semua sebagai sesama pekerja," tambahnya.
Netizen terus menyuarakan pandangan mereka mengenai isu ini, salah satunya
memberikan komentar yang cukup menohok.
"Berasa mrk yg py perusahaan aja. Udh tinggal di negara maju, tp pola pikir
kok msh kyk org purba," tulis salah satu akun.
"Knp gak deportasi semua? Aneh bgt pemerintah jepang," ujar yang lain.
"Yaelah sesama buruh kasar juga," tambah netizen lain.
Sumber:
indopop
Foto: Para pekerja junior yang sedang menjalani proses orientasi di Jepang
[Sumber: Tiktok]
Viral! Pekerja Indonesia di Jepang Disuruh Makan Natto Sambil Buka Baju Saat Orientasi
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:


Tidak ada komentar