Viral Feels Coffee Semarang Dinilai Rendahkan Wanita Lewat Campaign Barista Tak Senonoh
Sebuah kafe di Semarang menjadi sorotan dan hujatan netizen setelah membuat
campaign marketing yang dinilai merendahkan martabat perempuan. Kehebohan
ini terpantau terjadi di akun medsos Threads.
Sejumlah netizen membagikan poster campaign Feels Coffee yang dinilai tak
pantas tersebut. Netizen pun terkejut dan mengomentari poster tersebut.
Kafe Feels Coffee membuat campaign berlabel “ngenal total” barista. Sayang,
frasa tersebut disingkat menjadi kata yang punya konotasi negatif di dalam
konteks sosial budaya masyarakat Indonesia. Singkatan tersebut adalah
“Ngen*ot Barista”.
@mastiirta Info kopi kalcer lagi di Semarang! Lokasinya di sebelah stasiun Tawang persis tepatnya lantai 2 KAI Terrace buat yg nyore atau sekedar nunggu jadwal kereta di stasiun 📍Feels Coffee, KAI Terrace Semarang #placetogo #cafehopping #destinasikulinersemarang #placetogosemarang #kalcer ♬ original sound - Tirtaa
Pada campaign tersebut, sebenarnya tidak menjurus pada hal tak senonoh. Itu
adalah campaign untuk memperkenalkan sosok barista yang bekerja di kafe
tersebut.
Di poster campaign tersebut terpampang foto wajah si barista, lengkap dengan
namanya.
“Syahila doi adalah barista paling muslimah di Feels, terlihat jelas dari
covernya yaakan ? Kurang halal apa coba minuman yang dibuatnya hehehe,”
tulis Feels Coffee.
Campaign feels coffee dinilai rendahkan wanita. [Instagram/Feels Coffee]
Namun, karena singkatan yang dipilih adalah kata berkonotasi negatif,
campaign tersebut dikritik habis-habisan oleh netizen.
“Wow……4 tahun kerja ngurusin content brand, ini copy yang paling JAUH, KOK
BISA LOLOS SAMPE PUBLISH?” tulis seorang netizen.
“Ini bukan good copywriting.
Ini offensive anjir, bahkan pornography dalam konteks copywriting,” tulis
lainnya.
“Kalo mau selamet, mending tutup brand. Racik bikin brand baru &
rekonstruksi ulang semuanya.
Campaign feels coffee dinilai rendahkan wanita. [Instagram/Feels Coffee]
Mau minta maaf jutaan kali, nyawanya udah g ketolong jijik liatnya,” sahut
yang lain.
“Kalau buatku sih bukan tim marketingnya saja ya. Khawatirku emg owner dan
siapapun penanggung jawab tertinggi di situ emg seksis dan ga masalah
objektifikasi perempuan. Kubilang sih biar saja bisnis dan brand ini ancur.
Soalnya segala elemen dr iklannya seksis itu. Remnya sudah diterabas
berulang kali,” kata yang lain.
Sumber:
indopop
Foto: Campaign feels coffee dinilai rendahkan wanita. [Instagram/Feels
Coffee]
Viral Feels Coffee Semarang Dinilai Rendahkan Wanita Lewat Campaign Barista Tak Senonoh
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:



Tidak ada komentar