Breaking News

Viral Disangka Penipu, KDM Dibentak dan Dimarahi Warga Berujung Kocak dan Minta Maaf


Momen tak biasa dialami Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang viral di media sosial.

Niat baiknya untuk menjenguk korban kecelakaan justru berujung dimarahi oleh warga karena disangka penipu.

Kejadian ini bermula saat Dedi Mulyadi mencoba menghubungi suami dari korban yang baru saja meninggal dunia.

Ia ingin menyampaikan empati sekaligus berbincang secara langsung melalui sambungan telepon.

Namun, saat memperkenalkan diri sebagai Dedi, sang suami justru salah paham. Ia mengira penelepon tersebut adalah sosok lain bernama Haji Dedi yang dikenalnya.

Kesalahpahaman pun tak terhindarkan, sang suami mulai curiga dan menilai ada kejanggalan dalam percakapan.

Ia bahkan menuduh bahwa orang di seberang telepon mencoba melakukan penipuan.

Situasi semakin memanas ketika sang suami melontarkan kata-kata keras.

Ia bersikeras bahwa penelepon bukan orang yang ia kenal dan menolak mempercayai penjelasan yang diberikan.

Di tengah kondisi itu, Dedi Mulyadi tetap tenang. Ia tidak terpancing emosi dan justru menanggapi dengan santai.

Bahkan sesekali bercanda mengikuti alur pembicaraan.

Kejadian mencapai puncaknya saat sang suami meminta video call sebagai bukti. Permintaan itu pun dipenuhi.

Saat wajah Dedi Mulyadi terlihat jelas di layar, suasana langsung berubah. Sang suami terdiam dan segera menyadari kesalahannya.

Ia kemudian meminta maaf berulang kali karena telah berkata kasar.

Dedi Mulyadi pun menanggapi dengan santai hingga tertawa dan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut.

Video ini pun menuai beragam reaksi. Banyak yang memuji sikap tenang KDM, meski ada juga yang menyoroti pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi.***

Sumber: pojoksatu
Foto: Viral KDM Dimarahi Warga, Salah Paham Saat Telepon Berujung Minta Maaf (YT Kang Dedi Mulyadi Channel)

Viral Disangka Penipu, KDM Dibentak dan Dimarahi Warga Berujung Kocak dan Minta Maaf Viral Disangka Penipu, KDM Dibentak dan Dimarahi Warga Berujung Kocak dan Minta Maaf Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar