Ultimatum 48 Jam Trump Disikapi Iran dengan Ancaman Menutup Sepenuhnya Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengultimatum Iran agar membuka Selat Hormuz dalam tenggang waktu 48 jam, jika tidak AS akan menyerang pembangkit listrik Iran.
Ancaman Trump ini lalu dijawab Iran dengan ancaman pula yaitu akan menutup Selat Hormuz sepenuhnya.
Dilansir AFP, Senin (23/3/2026), Trump telah memberi Iran waktu 48 jam untuk membuka kembali Selat Hormuz. Diketahui, selat ini telah ditutup sejak dimulainya perang pada 28 Februari 2026.
"Jika ancaman Amerika Serikat mengenai pembangkit listrik Iran dilaksanakan, Selat Hormuz akan ditutup sepenuhnya, dan tidak akan dibuka kembali sampai pembangkit listrik kami yang hancur dibangun kembali," kata komando operasional militer Khatam Al-Anbiya dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah.
Militer mengatakan mereka juga akan menyerang pembangkit listrik, energi, dan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Israel, bersama dengan pembangkit listrik di negara-negara regional yang menampung pangkalan AS dan perusahaan dengan pemegang saham AS.
“Bahwa langkah-langkah tersebut akan diambil untuk membela negara kita dan kepentingan bangsa kita,” jelas komando operasional militer Khatam Al-Anbiya.
Dalam beberapa hari terakhir, Iran telah mengizinkan beberapa kapal dari negara-negara yang dianggapnya bersahabat untuk lewat, sambil memperingatkan bahwa mereka akan memblokir kapal dari negara-negara yang menurut mereka telah bergabung dalam agresi terhadap Iran.
Parlemen Iran sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan bea masuk pada pelayaran melalui selat tersebut, dengan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan bahwa lalu lintas maritim tidak akan kembali ke status sebelum perang.
Diketahui, lalu lintas melalui selat tersebut sangat vital bagi dunia internasional--yang biasanya dilalui oleh 20 persen minyak mentah dan gas alam cair dunia.
Pasukan Iran telah menyerang beberapa kapal, dengan mengatakan bahwa mereka gagal mengindahkan peringatan untuk tidak melewati jalur selat tersebut.***
Sumber: pojoksatu
Foto: Presiden AS Donald Trump (ist)
Ultimatum 48 Jam Trump Disikapi Iran dengan Ancaman Menutup Sepenuhnya Selat Hormuz
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar