Breaking News

Trump ‘Jual Mahal’ ke Iran: Syarat Damai Belum Cukup Menggiurkan!


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menunjukkan watak aslinya sebagai negosiator ulung yang sulit ditebak. Di tengah bara konflik Timur Tengah yang kian meluas, Trump menegaskan dirinya belum sudi menjabat tangan Teheran untuk sebuah kesepakatan damai.

Dalam wawancara telepon dengan NBC News, Sabtu (14/3/2026), Trump secara blak-blakan menyebut tawaran Iran saat ini masih jauh dari standarnya. 

"Iran ingin membuat kesepakatan, tapi saya tidak mau. Syarat-syaratnya belum cukup baik," cetus Trump dengan gaya bicaranya yang khas.

Ambisi Nuklir Jadi Harga Mati

Meski enggan merinci poin-poin keberatannya, Trump memberikan sinyal kuat bahwa AS tidak akan berkompromi soal nuklir. Komitmen total Iran untuk mengubur ambisi senjata pemusnah massal itu menjadi syarat mutlak yang tak bisa ditawar.

Trump juga sempat menyinggung aksi militer AS di Pulau Kharg yang ia klaim telah melumpuhkan fasilitas militer di sana. Dengan nada provokatif yang menjadi ciri khasnya, ia menyebut serangan tersebut 'menghancurkan' dan bahkan melontarkan ancaman tambahan. 

"Kita mungkin akan menyerangnya beberapa kali lagi hanya untuk bersenang-senang," tambahnya.

Koalisi Global Amankan Selat Hormuz

Tak hanya soal serangan udara, Trump juga memindahkan bidikannya ke jalur urat nadi minyak dunia: Selat Hormuz. Melalui unggahan di akun Truth Social miliknya, Trump sesumbar bakal membentuk koalisi internasional untuk menandingi upaya Iran yang mencoba menutup selat tersebut.

Ia menyeret nama-nama besar seperti China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris untuk turun tangan mengirimkan kapal perang demi menjaga jalur perdagangan tetap terbuka.

"Banyak negara yang terdampak akan mengirim kapal perang bersama Amerika Serikat," tulisnya.

Pengawasan Ketat dan Opsi Pengawalan

Terkait isu ranjau laut yang diduga dipasang oleh Iran di Selat Hormuz, Trump mengaku pihak intelijen terus melakukan pemantauan ketat. Meski belum mengonfirmasi secara resmi apakah Angkatan Laut AS akan melakukan pengawalan langsung terhadap kapal-kapal komersial, Trump tidak menutup pintu tersebut.

"Itu mungkin saja terjadi," pungkasnya singkat, menyisakan teka-teki bagi sekutu maupun lawan di kawasan Teluk.

Sumber: inilah
Foto: Ilustrasi - Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. (Foto: iStock)

Trump ‘Jual Mahal’ ke Iran: Syarat Damai Belum Cukup Menggiurkan! Trump ‘Jual Mahal’ ke Iran: Syarat Damai Belum Cukup Menggiurkan! Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar