Breaking News

Tolak Intervensi Amerika, China Bela Kedaulatan Iran


Kementerian Luar Negeri China enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai bentuk dukungan lain yang diberikan negara tersebut kepada Iran pascaserangan Amerika Serikat dan Israel. China mendukung kedaulatan Iran. 

"China menentang serangan militer AS dan Israel terhadap Iran yang melanggar hukum internasional. Kami mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan, keamanan, integritas teritorial, dan martabat nasionalnya serta dalam menegakkan hak dan kepentingannya yang sah dan sesuai hukum," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (6/3).

Mao Ning menjawab pertanyaan wartawan soal pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang mengatakan bahwa Rusia dan China terus mendukung Iran secara politik di tengah operasi militer AS dan Israel di Timur Tengah.

Namun Mao Ning tidak menjelaskan mengenai dukungan apa selain politik yang diberikan kepada Iran. "China selalu menganjurkan penyelesaian masalah melalui cara politik dan diplomatik. Kami menyerukan penghentian segera tindakan militer untuk mencegah konflik menyebar dan meluas serta menghindari eskalasi situasi lebih lanjut," tambah Mao Ning.

Mengenai ketegangan di Timur Tengah saat ini, Mao Ning juga menegaskan agar pihak-pihak yang terlibat perlu untuk menjaga keamanan dan stabilitas kawasan termasuk di Selat Hormuz demi melayani kepentingan bersama komunitas internasional.

"Selat Hormuz dan perairan sekitarnya merupakan jalur perdagangan internasional yang penting untuk barang dan energi. China mendesak pihak-pihak terkait untuk segera menghentikan operasi militer, menghindari eskalasi lebih lanjut dan mencegah gejolak regional yang dapat menyebabkan kerusakan lebih besar pada pertumbuhan ekonomi global," ungkap Mao Ning.

Ia juga mengumumkan bahwa pemerintah China telah melakukan evaluasi warga negaranya yang terjebak di sejumlah negara di Timur Tengah karena gangguan perjalanan.

"Dengan upaya bersama dari berbagai pihak, kemajuan positif telah dicapai. Pada 4 Maret malam, hampir 300 warga negara China tiba dengan selamat di Guangzhou dari Dubai melalui penerbangan internasional. Air China, China Eastern Airlines, China Southern Airlines, dan Hainan Airlines secara bertahap melanjutkan penerbangan pulang pergi ke negara-negara termasuk Uni Emirat Arab, Oman, dan Arab Saudi mulai 5 Maret," jelas Mao Ning.

Ia juga mengingatkan warga negara China untuk menghindari perjalanan ke negara dan wilayah yang terkena dampak konflik militer karena situasi Timur Tengah tetap kompleks dengan ketidakpastian yang tinggi.

Presiden AS Donald Trump sendiri mengatakan dirinya "tidak memiliki batas waktu" mengenai berapa lama perang dengan Iran akan berlangsung dalam wawancara kepada media di AS.

Sebelumnya pada pekan ini, Trump mengatakan dirinya memperkirakan serangan AS-Israel terhadap Iran akan berlangsung selama empat hingga lima pekan.

Operasi tersebut telah berlangsung sejak 28 Februari 2026 yang menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan setidaknya 926 orang di kalangan warga sipil.

Trump juga menguraikan beberapa tujuan dari konflik tersebut, termasuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir atau rudal balistik, dan menempatkan "seseorang yang rasional dan waras" untuk memimpin Iran, tulis laporan itu.

Dia menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan sosok "calon pemimpin" yang akan membangun kembali Iran dalam kurun waktu 10 tahun.

Iran sendiri telah merespons serangan AS dan Israel itu dengan meluncurkan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS berada.

Sumber: republika
Foto: Sebuah ledakan yang diklaim Kementerian Perang AS adalah kapal perang Iran di Samudera Hindia, dari video selebaran yang dirilis pada 4 Maret 2026/Foto: Kementerian Perang AS via Reuters

Tolak Intervensi Amerika, China Bela Kedaulatan Iran Tolak Intervensi Amerika, China Bela Kedaulatan Iran Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar