Sule Tuai Kecaman Usai Ngevlog di Rumah Duka Vidi Aldiano, Ekspresi Afgan Jadi Sorotan!
Komedian Sule memicu kontroversi publik setelah kedapatan membawa kamera dan
merekam konten video saat melayat ke rumah duka penyanyi Vidi Aldiano.
Kehadiran Sule di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada Sabtu malam
tersebut justru berujung pada kritik tajam dari netizen. Hal ini bermula
dari unggahan video yang memperlihatkan suasana duka secara detail.
Peristiwa ini terjadi tepat di hari meninggalnya Vidi Aldiano akibat kanker
ginjal pada 7 Maret 2026. Sule datang memberikan penghormatan terakhir di
tengah suasana haru para pelayat yang hadir. Namun, keputusan Sule untuk
mengabadikan momen tersebut dalam format vlog dinilai tidak tepat. Banyak
pihak merasa tindakan itu melanggar etika kesopanan.
Berdasarkan rekaman yang beredar, Sule terlihat mengarahkan kamera ke
beberapa sudut rumah duka. Ia tampak berusaha mendokumentasikan kehadiran
rekan-rekan artis lainnya yang sedang berbelasungkawa. Langkah ini langsung
memicu reaksi negatif di media sosial. Warganet menganggap rumah duka
bukanlah tempat yang pantas untuk mencari konten digital.
@leylemager2 Banyak netizen yang menghujat Sule karena sibuk ngonten saat sedang melayat di rumah duka Vidi Aldiano #sule #vidialdiano #vididimakamkan #vidialdianomeninggal ♬ original sound - Lyodra Ginting
Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan adalah interaksi antara Sule
dan penyanyi Afgan di lokasi tersebut. Dalam potongan video yang viral,
Afgan menunjukkan ekspresi wajah yang tampak kurang nyaman saat menyadari
keberadaan kamera. Penyanyi pelantun lagu Sadis itu terlihat tidak merespons
upaya interaksi yang dilakukan oleh Sule.
"Aduh, hujan-hujanan ke sini kita," ujar Sule dalam potongan video tersebut.
Komentar netizen segera membanjiri kolom unggahan tersebut dengan berbagai
nada kecaman. Banyak yang menyayangkan mengapa seorang komedian senior tidak
bisa menempatkan diri dalam situasi sensitif. Fokus netizen tertuju pada
bagaimana perasaan keluarga yang ditinggalkan. Hal ini menjadi diskusi
hangat mengenai batasan konten di era digital saat ini.
Salah satu komentar yang mendapatkan banyak tanda suka dari netizen
menyoroti sikap Afgan. Netizen tersebut menuliskan kalimat yang cukup
menohok mengenai situasi tersebut.
"Liat mimik muka afgan ga lama dia pergi.. hmmm," tulis seorang pengguna
media sosial.
Aksi Sule Bawa Kamera Ke Rumah Duka Vidi Aldiano [Sumber: Threads]
Kritik lain juga datang dari netizen yang secara langsung menegur Sule atas
tindakannya itu. Mereka menilai bahwa berduka seharusnya dilakukan dengan
penuh rasa hormat tanpa gangguan dokumentasi pribadi.
"Sule tidak etis anda bawa kamera di saat orang berduka," tulis netizen
lainnya.
Publik menilai bahwa empati seharusnya berada di atas kepentingan konten
media sosial manapun. Kejadian di rumah duka Vidi Aldiano ini dianggap
sebagai contoh nyata dari hilangnya privasi seseorang di masa sulit. Netizen
berharap agar para figur publik lebih bijak dalam menggunakan gawai mereka.
Terutama saat berada di lingkungan yang sedang berkabung.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Sule telah menurunkan atau melakukan take
down terhadap video tersebut dari platform miliknya. Langkah ini diduga
diambil setelah dirinya menyadari besarnya gelombang protes dari masyarakat.
Meski demikian, jejak digital video tersebut sudah terlanjur tersebar luas
di berbagai platform media sosial lainnya.
Vidi Aldiano sendiri diketahui telah berjuang melawan penyakit kanker ginjal
selama beberapa tahun terakhir. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi
industri musik Indonesia dan para penggemarnya. Banyak rekan artis yang
hadir di rumah duka menunjukkan sikap yang sangat terpukul. Namun, aksi
dokumentasi Sule justru mengalihkan perhatian publik.
Kehadiran Sule yang awalnya bertujuan baik untuk melayat kini tertutup oleh
isu etika pembuatan konten. Para ahli media sosial sering mengingatkan bahwa
tidak semua momen dalam kehidupan nyata layak dijadikan konsumsi publik.
Rumah duka adalah area privat yang memerlukan ketenangan. Hal ini menjadi
pelajaran berharga bagi banyak kreator konten.
Sikap Afgan yang memilih untuk menghindar juga mendapatkan apresiasi dari
sebagian netizen. Mereka menganggap tindakan Afgan adalah bentuk batasan
diri yang tegas terhadap privasi di rumah duka. Keheningan dan rasa hormat
dinilai lebih penting daripada sebuah tayangan vlog. Hingga saat ini, pihak
Sule belum memberikan pernyataan resmi tambahan.
Pemakaman Vidi Aldiano sendiri telah dilaksanakan dengan khidmat pada
Minggu, 8 Maret 2026, di TPU Tanah Kusir. Prosesi tersebut dihadiri oleh
keluarga dekat dan sahabat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.
Sementara itu, diskusi mengenai etika ngevlog di rumah duka masih terus
bergulir di kalangan netizen hingga saat ini.
Sumber;
indopop
Foto: Viral Video Sule Rekam Suasana Duka Vidi Aldiano [Sumber: Threads]
Sule Tuai Kecaman Usai Ngevlog di Rumah Duka Vidi Aldiano, Ekspresi Afgan Jadi Sorotan!
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:


Tidak ada komentar