Breaking News

Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dikeroyok, Wali Kota Bandung Bakal Sikat Geng Motor


Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan Kodim 0618 Bandung untuk menindak tegas para pelaku geng motor di Kota Bandung. Seperti diketahui, salah seorang pelajar SMAN 5 Bandung meninggal dunia diduga karena dikeroyok sejumlah orang di Jalan Cihampelas, Kota Bandung.

"Saya sudah lihat sendiri, korbannya sudah ada. Korbannya anak kita sendiri. Maka tidak akan ada toleransi untuk geng motor," ucap dia, Senin (16/3/2026).

Ia menegaskan masyarakat Kota Bandung tidak boleh berkumpul-kumpul memakai motor di pinggir jalan. Selain itu, tidak boleh pawai atau konvoi menggunakan sepeda motor.

"Tidak boleh kumpul-kumpul pakai motor di pinggir jalan. Tidak boleh pawai-pawai bawa motor," kata dia.

Ia mengaku telah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Kodim dan kepolisian untuk melakukan patroli aktif mempersempit gerak geng motor. Farhan menyebut bakal melakukan tindakan preventif dan represif dan terukur.

"Geng motor ini akan dikenai tindakan preventif dan represif terukur," kata dia.

Farhan mengatakan selama ini patroli dilakukan oleh kewilayahan. Namun, ia mengaku patroli berjalan relatif longgar.

"Jadi kita perketat lagi. Jadi kita akan membuat tim patroli mobile terdiri dari pemerintah kota, kodim, kepolisian, dan forkopimda," kata dia.

Ia mengaku keberadaan geng motor masih ada di Kota Bandung. Bahkan Farhan mengaku pernah berpapasan dengan gerombolan bermotor di Jalan Sumbawa dan Jalan Belitung, Kota Bandung.

"Jadi sekarang kelompoknya kecil-kecil, pada pakai baju hitam, kenlpot brong, bawa bendera negara asing. Ciri-cirinya itu. Itu kita akan lakukan preventif," kata dia.

Sumber: republika
Foto: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan/Foto: Pemkot Bandung

Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dikeroyok, Wali Kota Bandung Bakal Sikat Geng Motor Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dikeroyok, Wali Kota Bandung Bakal Sikat Geng Motor Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar