Breaking News

Rudal Presisi Tinggi dengan Hulu Ledak Lebih dari 4 Ton, Iran Pecundangi AS dan Zionis Israel


Garda Revolusi Iran mengumumkan penggunaan rudal presisi tinggi dengan hulu ledak seberat lebih dari 4 ton, pada Selasa (20/3/2026).

Rudal-rudal ini  menargetkan pangkalan militer, pusat komando, dan pusat dukungan militer milik Amerika Serikat dan Israel dalam serangan terbarunya sebagai bagian dari Operasi "Janji Sejati".

Istilah presisi tinggi adalah terjemahan dari kata "nukteh zan" dalam bahasa Persia, yang berarti "akurasi tinggi".

Secara teknis, istilah ini mengacu pada rudal dengan margin kesalahan kurang dari 5 hingga 10 meter, yang berarti rudal tersebut tidak memerlukan cakupan area tetapi dapat mencapai target tertentu dengan akurasi tinggi.

Garda Revolusi meluncurkan rudal Qadr dan Emad 36, 35, dan 34 hari ini, gelombang supersonik dan hipersonik, serta serangan bunuh diri, dengan mengacu pada targetnya, yaitu kumpulan tentara Amerika di pangkalan Al-Dhafra (UAE) dan Al-Juffair (Bahrain).

IRGC menambahkan, pangkalan militer yang terletak di utara wilayah Palestina yang diduduki, terutama pangkalan udara Ramat David dan bandara sipil di Haifa, serta platform peluncuran rudal tersembunyi milik tentara Zionis di Bnei Brak, sebelah timur Tel Aviv, juga terkena serangan rudal Iran yang kuat.

Garda Revolusi melanjutkan, "Upaya-upaya tidak konvensional, tidak sah, dan ilegal yang dilakukan oleh penyerang Amerika dan Zionis dalam menyerang infrastruktur Iran dan membunuh warga sipil tidak akan dibiarkan begitu saja," menurut pernyataan tersebut, dikutip dari Aljazeera, Rabu (11/3/2026). 

IRGC juga menyatakan, target Iran untuk pemboman sumber daya militer dan infrastruktur Amerika dan Israel di wilayah itu 10 kali lipat lebih banyak daripada target yang tersedia bagi musuh-musuh yang tidak berdaya. Pernyataan itu menegaskan keamanan dan stabilitas di wilayah itu harus untuk semua orang atau tidak milik siapa-siapa sama sekali.

Dalam konteks ini, seorang pejabat Iran menegaskan kepada Aljazeera foto-foto satelit yang diperoleh menunjukkan keakuratan dan ketepatan serangan Iran, yang menjadi dasar untuk merancang operasi selanjutnya terhadap entitas Zionis.

Dia menyatakan Iran belajar dari pengalaman Perang 12 hari dan berhasil membuat kemajuan dalam hal penggunaan teknologi guna meningkatkan akurasi serangan yang melebihi ekspektasi Amerika Serikat. Dia juga menyebut ini menjadi keunggulan Iran dalam hal desain operasi baru.

Sementara itu, militer Iran mengumumkan mereka menargetkan pusat militer di Kota Haifa dan pusat penerimaan informasi satelit mata-mata industri Israel dengan drone.

Dalam konteks ini, juru bicara markas pusat "Khatam al-Anbia" yang berafiliasi dengan Garda Revolusi mengumumkan serangan terbaru menargetkan kilang minyak dan gas serta tangki bahan bakar Israel di kota Haifa, sebagai balasan atas serangan yang menimpa gudang minyak di Iran.

Dalam pidato yang direkam, dia menjelaskan serangan itu dilakukan dengan serangan mendadak yang menghancurkan pusat satelit di selatan Tel Aviv, sambil menunjukkan pusat tersebut merupakan salah satu pilar utama yang menghubungkan pangkalan udara dengan pesawat tempur Israel.

Dia juga mengumumkan markas militer AS di pangkalan Harir di wilayah Kurdistan telah menjadi sasaran 5 rudal.

Perluasan jangkauan target

Media resmi Iran mengutip pernyataan komandan pasukan udara Revolusi Islam Iran, Majid Mousavi, pada Senin lalu, Iran akan meningkatkan kekuatan rudal dan frekuensi peluncurannya, serta memperluas jangkauannya.

Mousavi menambahkan mulai sekarang dan seterusnya, rudal dengan hulu ledak yang beratnya kurang dari satu ton tidak akan diluncurkan.

Sumber: republika
Foto: Kebakaran di lokasi kejadian setelah sebuah bangunan dihantam rudal Iran di Tel Aviv, Israel, 28 Februari 2026/Foto: EPA/ABIR SULTAN

Rudal Presisi Tinggi dengan Hulu Ledak Lebih dari 4 Ton, Iran Pecundangi AS dan Zionis Israel Rudal Presisi Tinggi dengan Hulu Ledak Lebih dari 4 Ton, Iran Pecundangi AS dan Zionis Israel Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar