Pemerintah Italia Bantah Ada Proyek Terselubung dengan Indonesia, Ungkap Alasan Kapal Induk Garibaldi Dihibahkan
Pemerintah Italia membantah adanya kepentingan bisnis atau proyek lain di balik hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi ke Indonesia.
Kementerian Pertahanan Italia menegaskan kebijakan tersebut murni bagian dari kerja sama antarnegara di bidang pertahanan.
Pernyataan ini muncul setelah laporan media yang menyinggung dugaan “bisnis Indonesia” yang melibatkan Menteri Pertahanan Guido Crosetto.
Dalam klarifikasinya, kementerian menegaskan tidak ada keputusan atau tindakan menteri yang mengarah pada kepentingan tersebut.
“Tidak ada ‘bisnis Indonesia’ yang dapat dikaitkan dengan Menteri Pertahanan maupun kementerian,” demikian bunyi pernyataan resmi kementerian, seperti dikutip dari Il Sore 24, Selasa, 17 Maret 2026.
“Prosedur pengadaan pertahanan tidak melibatkan menteri dalam keputusan teknis dan administratif.”
Pihak Drass sebagai perusahaan penghubung juga membantah tudingan yang beredar.
Presiden Drass, Sergio Cappelletti, menyebut isu tersebut sebagai tidak berdasar.
“Ini adalah insinuasi serius yang sama sekali tidak memiliki dasar,” ujarnya.
Ia menjelaskan keterlibatan Drass semata-mata atas permintaan pemerintah Indonesia, dengan lingkup pekerjaan terbatas pada inspeksi teknis, konsultasi rekayasa, serta dukungan logistik terhadap kapal tersebut.
Di sisi lain, Pemerintah Italia menilai penyerahan Garibaldi justru memberikan keuntungan dari sisi anggaran.
Kapal yang telah beroperasi lebih dari 40 tahun itu kini dianggap membebani biaya pemeliharaan yang mencapai sekitar 5 juta euro (sekitar Rp97,96 miliar) per tahun.
Dalam dokumen resmi yang disampaikan ke parlemen, nilai kapal diperkirakan mencapai lebih dari 54 juta euro (sekitar Rp1,06 triliun).
Namun, jika tidak dihibahkan, kapal tersebut harus melalui proses penghapusan dan pembongkaran yang memakan waktu hingga dua tahun dengan biaya sekitar 18,7 juta euro (sekitar Rp366,38 miliar).
“Penyerahan ini bertujuan memperkuat kerja sama militer dan meningkatkan interoperabilitas antara Italia dan Indonesia,” tulis pemerintah dalam laporan tersebut.
Kapal Garibaldi sendiri memiliki sejarah panjang dalam berbagai operasi militer internasional, termasuk di Somalia, Balkan, Afghanistan, hingga Libya.
Setelah lebih dari empat dekade bertugas, kapal ini resmi ditempatkan dalam status cadangan sejak akhir 2024.
Pemerintah memperkirakan proses penyerahan kepada Indonesia dapat rampung pada akhir 2026, meskipun saat ini masih menunggu persetujuan parlemen yang belum juga tercapai.***
Sumber: konteks
Foto: Kapal Induk Garibaldi yang akan dihibahkan Pemerintah Italia buat Indonesia. (Istimewa)
Pemerintah Italia Bantah Ada Proyek Terselubung dengan Indonesia, Ungkap Alasan Kapal Induk Garibaldi Dihibahkan
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar