Nilai Kesepakatan Rudal BrahMos Indonesia Diperkirakan Mencapai Rp 5,9 Triliun
Kesepakatan pembelian sistem rudal BrahMos antara Indonesia dan India diperkirakan bernilai ratusan juta dolar AS.
Pada 2023, perusahaan produsen rudal tersebut, BrahMos Aerospace yang dimiliki bersama Pemerintah India dan Rusia, mengungkapkan pembicaraan dengan Jakarta telah memasuki tahap lanjutan.
Menurut laporan yang disampaikan kepada Reuters, nilai kesepakatan itu diperkirakan berada di kisaran USD200 juta hingga USD350 juta atau sekitar Rp5,9 triliun.
BrahMos Aerospace sebelumnya juga mencatat kontrak ekspor pertama pada 2022 dengan Filipina.
Seperti diketahui Filipina merupakan salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, atau tetangga Indonesia.
Hingga kini, pihak BrahMos maupun Kementerian Pertahanan India belum memberikan tanggapan resmi terkait kesepakatan dengan Indonesia tersebut.
Termasuk berapa besar biaya yang harus dibayar Indonesia untuk pembelian rudal BrahMos.***
Sumber: konteks
Foto: Filipina mendapatkan rudal jelajah berkecepatan supersonik BrahMos dari Rusia-India. Foto: Sputnik
Nilai Kesepakatan Rudal BrahMos Indonesia Diperkirakan Mencapai Rp 5,9 Triliun
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
Reviewed by Admin Oposisi
on
Rating:
