Breaking News

Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Usai Laporkan Kasus Makan Tak Bayar Bibi Kelinci Kopitiam!


Pemilik Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien, secara resmi mengumumkan status hukum terbarunya sebagai tersangka di Bareskrim Polri. Pengumuman ini disampaikan langsung melalui unggahan video di media sosial pribadinya pada Kamis, 5 Maret 2026. Nabilah nampak sangat terpukul atas penetapan status tersebut.

Kabar ini menjadi kejutan besar bagi publik mengingat posisi Nabilah sebelumnya adalah pelapor dalam kasus pencurian. Ia melaporkan kejadian "makan tak bayar" yang dilakukan oleh oknum pelanggan di restorannya yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan. Namun, situasi hukum kini justru berbalik menekan dirinya.

"Saya korban pencurian yang ditetapkan sebagai tersangka," ujar Nabilah sambil terisak dalam video tersebut.
@tribunnewssultraofficial

Pemilik Restoran Tolak Uang Gitaris yang Bawa Kabur 14 Makanan, Kini Pilih Jalur Hukum Seorang gitaris independen ternama, Zendhy Kusuma diduga membawa kabur 14 makanan dari restoran Bibi Kelinci Kopitiam di Jakarta Selatan. Ia diduga tidak membayar makanan namun langsung membawa begitu saja. Bahkan Zendhy dan istrinya sebelumnya mengancam mengacak-acak dapur restoran milik Nabilah O Brien. #pemilikresto #gitarusviral #gitariszendhy #takbayarmakanan #restoBibiKelinciKopitiam #NabilahOBrien #videoviral #tribunnewssultra Program: Tribun Update Video Editor: Wa Ode Ria Ika Hasana Sumber: Ig/nabobrien Uploader:

♬ original sound - Tribunnews Sultra Official
Kasus ini berawal dari insiden di bulan September 2025, di mana seorang pelanggan membawa kabur makanan tanpa membayar. Nabilah kemudian mengunggah bukti rekaman CCTV ke media sosial sebagai bentuk transparansi. Namun, unggahan bukti tersebut kini justru dianggap sebagai sebuah tindak pidana oleh pihak lawan.

Nabilah menjelaskan bahwa dirinya telah mencoba menahan diri untuk tidak berbicara ke publik selama lima bulan terakhir. Hal ini dilakukan karena ia merasa takut dan terintimidasi oleh proses hukum yang berjalan. Ia juga merasa terancam oleh tuntutan materiil yang diajukan oleh pihak lawan terhadap dirinya.

Dalam pengakuannya, Nabilah menyebutkan bahwa dirinya dituntut ganti rugi sebesar Rp1 miliar rupiah oleh pihak yang dilaporkannya. Angka ini dianggap sangat fantastis dan memberatkan bagi pemilik usaha kecil seperti dirinya. Ia merasa upaya membela diri dan karyawan justru berujung pada ancaman finansial besar.

"Selama lima bulan saya diminta untuk mengakui bahwa apa yang saya ungkapkan dan CCTV saya adalah fitnah," kata Nabilah.

Unggahan Nabilah O Brien [Sumber: Instagram]

Nabilah juga mengungkapkan rasa takutnya karena harus menghadapi proses hukum di tingkat Bareskrim Polri. Sebagai rakyat biasa, ia merasa tidak memiliki kekuatan besar untuk melawan tekanan yang ada. Ia hanya ingin melindungi haknya sebagai korban pencurian yang mengalami kerugian materiil serta psikis.

Melalui video tersebut, Nabilah memohon perlindungan hukum kepada Komisi III DPR RI dan Kapolri. Ia berharap ada atensi khusus terhadap kasus yang menimpanya agar keadilan bisa ditegakkan dengan sebenar-benarnya. Ia merasa sudah melakukan segala upaya melalui kuasa hukumnya namun belum membuahkan hasil.

Dukungan dari kerabat, keluarga, dan tim hukum diakui Nabilah telah dikerahkan secara maksimal selama proses ini. Namun, ia merasa berada di titik terendah karena status tersangka tetap disematkan padanya. Ia merasa niat baiknya untuk mengungkap kebenaran demi kepentingan publik justru menjadi senjata baginya.

Tujuan awal Nabilah memviralkan CCTV tersebut adalah agar masyarakat dan sesama pelaku usaha tidak menjadi korban serupa. Ia ingin memberikan efek jera kepada oknum yang sering merugikan bisnis kuliner. Namun, interpretasi hukum terhadap bukti digital tersebut kini menjadi perdebatan yang sangat sengit.

Unggahan Nabilah O Brien [Sumber: Instagram]

Kondisi mental Nabilah nampak sangat terganggu dalam video yang berdurasi beberapa menit tersebut. Ia berkali-kali menyeka air mata sambil menjelaskan kronologi singkat tentang statusnya di kepolisian. Ia berharap masyarakat bisa melihat kasus ini dari sudut pandang korban yang berusaha mencari keadilan.

"Lantas saya tersangka atas apa?" tulisnya.

Kejadian pencurian di restoran miliknya ia tegaskan kembali sebagai sebuah fakta yang tidak bisa dibantah. Ia heran mengapa status tersangka justru jatuh kepadanya, bukan hanya kepada pelaku pencurian tersebut. Hal ini memicu diskusi luas di kalangan netizen mengenai perlindungan terhadap pelaku usaha mikro.

Di akhir pesannya, Nabilah hanya berharap bisa melanjutkan hidupnya dengan tenang tanpa bayang-bayang tuntutan satu miliar. Ia tetap meyakini bahwa kebenaran akan muncul pada akhirnya meskipun prosesnya sangat menyakitkan. Video ini pun kini telah tersebar luas dan memicu simpati dari berbagai kalangan publik.

Sumber: indopop
Foto: Tangis Nabilah O’Brien, Korban Pencurian yang Malah Terancam Pidana [Sumber: Treads]

Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Usai Laporkan Kasus Makan Tak Bayar Bibi Kelinci Kopitiam! Nabilah O’Brien Jadi Tersangka Usai Laporkan Kasus Makan Tak Bayar Bibi Kelinci Kopitiam! Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar