Menlu Iran Klaim Kehancuran Total di Israel Akibat Rudal Mereka dan Sebut Ini Baru Permulaan
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa berdasarkan laporan prajuritnya di lapangan, telah terjadi kehancuran total di Israel akibat rudal mereka.
Klaim ini disampaikan Abbas Araghchi melalui unggahan di media sosial X miliknya @araghchi seperti dilihat Rabu (11/3).
“Netanyahu tidak ingin Anda melihat bagaimana Angkatan Bersenjata Iran yang perkasa menghukum Israel atas agresinya,” kata Abbas Araghchi.
Dia pun mengklaim menerima laporan dari prajuritnya di lapangan bahwa terjadi kehancuran total di Israel.
“Inilah laporan dari para prajurit kita di lapangan: kehancuran total yang disebabkan oleh rudal kita, para pemimpin yang panik, dan pertahanan udara yang kacau. Dan ini baru permulaan,” jelasnya.
Menurutnya, klaim bahwa Iran berencana menyerang AS atau pasukan AS, baik secara preventif maupun preemptif adalah kebohongan belaka.
“Satu-satunya tujuan dari kebohongan itu adalah untuk membenarkan Operasi Epic Mistake, sebuah petualangan yang direkayasa oleh Israel dan dibiayai oleh warga Amerika biasa,” jelasnya.
Tak Ada Negosiasi
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan tak akan ada lagi negosiasi nuklir antara Iran dengan Amerika Serikat (AS).
Dalam wawancara dengan PBS News pada Senin (9/3), Araghchi mengatakan pengalaman pahit Iran dikhianati dua kali oleh AS sudah cukup untuk menyetop pembicaraan dengan Washington.
"Anda tahu, kami memiliki pengalaman amat pahit dalam berbicara dengan Amerika," kata Araghchi, seperti dikutip Anadolu Agency.
"Jadi saya rasa berbicara dengan orang Amerika lagi tidak akan ada dalam agenda kami," pungkasnya.
Pernyataan Araghchi merujuk pada perang 12 hari Iran vs Israel pada Juni 2025, di mana saat itu Teheran sedang dalam negosiasi nuklir dengan AS.
Setelah perang meletus, AS malah ikut-ikutan Israel menyerang Iran dan menghancurkan situs-situs nuklir Teheran.
Sebelumnya, dalam pernyataannya pada Senin, 9 Maret 2026, Trump mengatakan perang akan terus berlangsung hingga Iran benar-benar dikalahkan.
Meski begitu, ia memperkirakan konflik tersebut tidak akan berlangsung lama.
“Perang ini akan selesai cukup cepat. Dalam banyak hal kita sudah menang, tetapi belum cukup,” kata Trump kepada para anggota Partai Republik, seperti dikutip dari Reuters, Selasa 10 Maret 2026.
Trump tidak menjelaskan secara rinci seperti apa bentuk kemenangan yang dimaksud AS dalam perang tersebut.
Pernyataan itu muncul di tengah situasi yang menunjukkan Iran justru semakin bersatu di bawah pemimpin tertinggi barunya, Mojtaba Khamenei.
Ia ditunjuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas akibat serangan Israel pada hari pertama perang.***
Sumber: pojoksatu
Foto: Menlu Iran Abbas Arraghchi klaim Israel hancur total akibat rudal mereka. (ist)
Menlu Iran Klaim Kehancuran Total di Israel Akibat Rudal Mereka dan Sebut Ini Baru Permulaan
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar