Breaking News

Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual Peserta SFL oleh Pendirinya, Andhika Sudarman


Nama Andhika Sudarman sebagai founder atau pendiri SejutaCita Future Leaders (SFL) saat ini tengah ramai diperbincangkan.

Nama dan sosoknya kini jadi sorotan, karena ia diduga melakukan pelecehan hingga kekerasan seksual pada para peserta program SejutaCita Future Leaders (SFL).

Pengakuan para peserta itu dibagikan melalui media sosial, dan hal itu langsung membuat Andhika angkat suara.
@hrd.gen.z Nama Andhika Sudarman, pendiri DeallsJobs dan Sejutacita, viral di X setelah muncul thread yang menuduh adanya dugaan pelecehan seksual terhadap belasan korban. Thread yang diunggah akun @nishustash pada 1 Maret 2026 itu mengutip berbagai sumber dan whistleblower, dengan klaim mayoritas korban masih di bawah umur. Tuduhan disebut terjadi dalam program Sejutacita Future Leaders (SFL), sebuah program mentorship dan study trip berbayar. Dugaan pelanggaran mencakup pelecehan verbal dan fisik, situasi quid pro quo (imbalan jabatan/kesempatan dengan imbalan seksual), serta penyalahgunaan posisi sebagai mentor dan pimpinan. Beberapa korban juga disebut berasal dari internal perusahaan. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi publik dari Andhika Sudarman di media sosial maupun pernyataan resmi dari perusahaan atau pihak berwenang. Informasi yang beredar masih berupa tuduhan yang viral di media sosial dan belum terbukti di pengadilan. Publik diimbau tetap kritis dan menunggu perkembangan resmi lebih lanjut. #BeritaViral #StartupIndonesia #DuniaKerja #KasusViral #BreakingNews ♬ Breaking News - Dih
Sebagai informasi, SejutaCita Future Leaders (SFL) merupakan program pengembangan untuk pelajar dan mahasiswa. 

Kejanggalan Program SFL Melalui Pengakuan Para Peserta

Dalam unggahan akun @matchagreen1001, para peserta menceritakan pengalaman mereka mengikuti student trip SejutaCita Future Leaders (SFL) ke Beijing dan Shanghai. 

Pada tahap seleksi, para peserta diharuskan membayar biaya sebesar Rp99.000 per cabang seleksi. 

Dari seluruh peserta, hanya tiga orang yang memperoleh status fully funded, atau mendapat beasiswa penuh. Sementara yang lainnya menerima beasiswa separuh atau biaya mandiri.

Peserta yang dinyatakan lolos, langsung mengikuti sesi Zoom dan diminta mengisi formulir konfirmasi. 

Andhika Sudarman saat di Las Vegas

Namun, muncul klaim bahwa konfirmasi pembayaran tidak diproses sesuai janji, yaitu selama 1x24 jam, sehingga peserta harus melakukan follow up berulang kali.

Saat program berlangsung, peserta dibagi ke beberapa divisi seperti Travel & Itinerary, Perlengkapan, serta Bonding & Dokumentasi. 

Namun, sejumlah peserta mengaku tetap diminta menyusun sendiri itinerary perjalanan luar negeri tersebut. 

Ada pula keluhan terkait pembatalan kunjungan ke salah satu universitas ternama, yang sebelumnya disebut sudah ada dalam daftar dan akan dikunjungi.

Kejanggalan lain yang juga disorot adalah soal pembagian penerbangan menjadi dua kelompok, kondisi hotel di Beijing yang dinilai kurang memadai, hingga konsumsi yang dianggap tidak jelas, padahal, dalam surat komitmen tertulis adanya anggaran tiga kali makan per hari.

Selain itu, perjalanan menggunakan kereta cepat dari Beijing ke Shanghai juga dipermasalahkan, karena perubahan tiket yang tiba-tiba dan membuat peserta harus berdiri sekitar empat jam.

Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual 

Masalah serius yang paling disorot adalah berkaitan dengan sesi mentoring yang dipandu sang pendiri SFL, Andhika Sudarman. 

Sejumlah peserta mengaku menerima komentar yang dinilai tidak pantas, mulai dari pembahasan fisik, pilihan berpakaian, relasi romantis, hingga candaan berbau seksual.

Andhika Sudarman Saat Masih Kuliah Di Harvard University

Mentoring disebut berlangsung sampai larut malam, dan dianggap tidak sesuai dengan pengembangan akademik maupun karier, seperti yang diharapkan di awal pendaftaran.

Peserta menyampaikan kekecewaan mereka, karena program yang diharapkan menjadi wadah pengembangan kepemimpinan dan wawasan global, justru meninggalkan pengalaman yang dinilai tidak profesional, ditambah lagi  menimbulkan rasa tidak nyaman.

Sumber: indopop
Foto: Andhika Sudarman saat Pidato di Harvard University/Net

Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual Peserta SFL oleh Pendirinya, Andhika Sudarman Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual Peserta SFL oleh Pendirinya, Andhika Sudarman Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar