Kondisi Mental Fara Mahasiswi UIN Suska Riau Disorot Imbas Video Intimnya dengan Raihan Viral
Sempat menjalani perawatan di rumah sakit, kini Faradilla Ayu Pramesti (23),
korban pembacokan di UIN Suska Riau sudah dalam kondisi membaik. Sebelumnya,
Fara sempat menjalani operasi akibat dibacok oleh Raihan Mufazzar (22) di
UIN Suska pada Kamis, 26 Februari 2026 lalu.
Pasca menjalani operasi, kondisi Fara kian membaik. Perkembangan cukup
signifikan ditunjukkan Fara usai terkapar tak berdaya dengan sejumlah luka
sayatan parang.
Di tengah masa pemulihan, Fara kini disebut telah bisa melakukan aktivitas
fisik secara mandiri di rumah sakit.
@arsyh_168 #farafadhilaayuparamesti #raihanmuzaffaruin #piskologis #curhatanhati ♬ suara asli - Arsyh_168
"Alhamdulillah dia sudah bisa duduk, walaupun masih ada rasa pusing.
Kemudian alhamdulillah hari ini dia sudah mulai bisa berdiri," ungkap ibunda
Fara sebagaimana diwartakan Indopop.id sebelumnya.
Semangat untuk pulih terlihat jelas dari raut wajah Fara yang masih dalam
pantauan tim medis. Pasalnya, Fara masih harus menjalani pemantauan intensif
agar tidak ada komplikasi seruis pascaoperasi besar yang dijalaninya di
bagian kepala beberapa waktu lalu.
Meskipun fisiknya kian membaik, kondisi mental Fara kini jadi sorotan. Hal
itu lantaran video pribadinya dengan pelaku pembacokan, Raihan, tersebar di
media sosial.
Kondisi psikologis Fara pun turut menyita perhatian publik. Melansir dari
TikTok @arsyh_168, pihak kepolisian memberikan pendampingan psikologis ke
Fara.
Kondisi Psikis Fara Disorot Usai Video Intimnya Dengan Raihan Viral [Sumber:
Instagram]
Dalam proses pemeriksaan, Raihan turut mendapatkan nasihat sekaligus
pendampingan psikologis dari pihak kepolisian melalui bagian psikologi Biro
SDM Polda Riau. Dalam keterangannya, Raihan mengaku menyesali perbuatannya
yang dilakukan atas dasar sakit hati mendalam.
Sebagai informasi, Raihan diduga menjadi selingkuhan Fara sebab korban
diketahui telah memiliki kekasih bernama Dwi Ferdiawan. Jalinan asmara Fara
dan Ferdi terjalin secara long distance relationship (LDR) karena Ferdi
bekerja di Batam.
Kendati demikian, kedekatan antara Raihan dan Fara terjalin begitu intim.
Tak pelak Raihan meminta kejelasan status hubungannya meski telah ditolak
oleh Fara.
Atas perbuatannya, Raihan terancam drop out hingga menjalani proses hukum.
Ia juga terancam 15 tahun penjara atas tindakan sadisnya.
Psikologi Kepolisian Beri Pendampingan Untuk Fara [Sumber: Tiktok]
Kisah pilu yang menimpa Fara akibat masalah asmara iitu pun menuai beram
reaks netizen. Tidak sedikit yang memberi nasihat baik untuk Fara maupun
wanita pada umumnya agar tidak mempermainkan laki-laki.
"Habis ini tobat ya dek. Gak semua orang baik2 aja saat dipermainkan
perasaannya. Ada jg yg nekat kek si raihan ini. Yuk tobat yuk," ujar
dcstudio***.
"ya gimana ya udah resiko pacaran di rekam gak sih? mikir sampe sini GK
kemren?" tutur heloo***.
"Ga membenarkan penusukan nya ya, tp ketika mau main api seumuran mereka
pasti sdh tau resikonya," ungkap gtrimat***.
"Bener sih, jgn mau hancur sendirian. Tapiiiii jgn di bacox juga," ungkap
mutiara***.
Sumber:
indopop
Foto: Kondisi mental Fara disorot [sumber. TikTok]
Kondisi Mental Fara Mahasiswi UIN Suska Riau Disorot Imbas Video Intimnya dengan Raihan Viral
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:



Tidak ada komentar