Kiai Said: Lupakan Sunni-Syiah, Saatnya Bersatu Hadapi Israel dan Amerika
Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), KH Said Aqil Siradj, mengajak umat Islam untuk meninggalkan perdebatan mazhab Sunni dan Syiah dalam menyikapi konflik di Timur Tengah, khususnya terkait Iran. Hal ini disampaikan Kiai Said saat menghadiri acara “Tadarus Ekologi, Buka Puasa Bersama dan Berbagi” yang digelar LPOI di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Menurut dia, perpecahan tersebut merupakan warisan lama yang seharusnya sudah ditinggalkan. “Itu warisan lama yang masih belum tercerahkan lah kebanyakan masyarakat Islam,” ujar Kiai Said saat ditanya soal masyarakat yang masih memperdebatkan Sunni-Syiah di tengah perang Iran Vs Israel-AS .
Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), KH Said Aqil Siradj, mengajak umat Islam untuk meninggalkan perdebatan mazhab Sunni dan Syiah dalam menyikapi konflik di Timur Tengah, khususnya terkait Iran. Hal ini disampaikan Kiai Said saat menghadiri acara “Tadarus Ekologi, Buka Puasa Bersama dan Berbagi” yang digelar LPOI di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Menurut dia, perpecahan tersebut merupakan warisan lama yang seharusnya sudah ditinggalkan. “Itu warisan lama yang masih belum tercerahkan lah kebanyakan masyarakat Islam,” ujar Kiai Said saat ditanya soal masyarakat yang masih memperdebatkan Sunni-Syiah di tengah perang Iran Vs Israel-AS .
Ia juga menilai bahwa konflik yang terjadi saat ini bukan dimulai oleh Iran, melainkan oleh Israel dan Amerika Serikat. Karena itu, ia menilai narasi yang berkembang harus dilihat secara lebih objektif.
“Yang memulai siapa? Yang memulai Israel dulu, Amerika dulu. Bukan Iran yang memulai,” katanya.
Kiai Said juga menyinggung dampak besar Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang menjadi korban dalam konflik tersebut. Menurut dia, peristiwa itu justru berpotensi memperkuat solidaritas masyarakat Iran.
“Sekarang jelas sudah korbannya syahid, Ali Khamenei. Malah menjadikan orang Iran solid kalau Khameni dibunuh ini. Orang ini jadi solid sekali,” ujar dia.
Selain itu, Kiai Said mengapresiasi sikap tegas China yang menurutnya konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina. Ia berharap hubungan Indonesia dengan China dapat membawa dampak positif dalam mendorong dukungan terhadap Palestina.
“Mudah-mudahan hubungan kita dengan China ini merupakan langkah yang positif, karena saya selalu mengapresiasi bahwa negara Tiongkok selalu komitmen dengan sikapnya bersama Palestina, sekarang bersama Iran,” kata dia.
Menurut Kiai Said, konsistensi sikap negara-negara yang mendukung Palestina perlu dihargai, terutama dalam konteks solidaritas internasional terhadap konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
"China selalu bersikap tegas bersama Palestina. Itu saja yang kita hargai, sikapnya tegas," jelas mantan Ketum PBNU ini.
Sumber; republika
Foto: Prof. DR. KH. Said Aqil Siroj, MA/Foto: istimewa
Kiai Said: Lupakan Sunni-Syiah, Saatnya Bersatu Hadapi Israel dan Amerika
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar