Iran Bongkar Sosok Dua Perwira AL AS, Dalang Pembantaian Ratusan Anak di SD Minab
Komandan Leigh R. Tate dan Pejabat Eksekutif Jeffrey E. York. Dua perwira tinggi Angkatan Laut Amerika Serikat dari kapal perusak USS Spruance ini kini resmi 'diburu' secara moral oleh dunia internasional. Kedutaan Besar Iran di tiga negara kompak membongkar nama dan wajah keduanya, menuding mereka sebagai dalang utama di balik instruksi serangan rudal maut yang membantai ratusan anak perempuan di Minab, Iran.
Langkah berani mengekspos identitas militer aktif AS ini dilakukan oleh Kedubes Iran di Afrika Selatan, India, dan Nigeria. Mereka tidak lagi sekadar melayangkan nota protes diplomatik, melainkan langsung menyeret nama Tate dan York ke pengadilan opini publik global.
Membuka Kedok Dua Perwira USS Spruance
Kedua perwira tersebut dituduh memberikan otorisasi peluncuran rudal jelajah Tomahawk pada 28 Februari 2026. Rudal-rudal berpemandu presisi itu menghantam Sekolah Dasar Perempuan Shajareh Tayyebeh. Akibatnya sangat mengerikan: antara 168 hingga 180 nyawa melayang, yang mayoritas adalah anak-anak sekolah yang tengah belajar.
Dalam rilis poster dan informasi yang disebar, Kedubes Iran tanpa ragu melabeli Tate dan York sebagai 'penjahat'. Sebuah kalimat emosional yang menghujam nurani disematkan di bawah foto mereka: "Tidakkah mereka memiliki anak sendiri?"
Tiga Hantaman dan Dalih 'Intelijen Basi'
Kengerian di SD Shajareh Tayyebeh tak terjadi dalam satu kedipan mata. Pejabat Iran membeberkan bahwa sekolah tersebut sengaja dihantam secara brutal hingga tiga kali berturut-turut. Pemerintah Iran mengutuk keras insiden ini dan menyebutnya sebagai sebuah "kejahatan perang yang telah diperhitungkan secara matang'.
Menghadapi telunjuk yang mengarah tepat ke wajah kedua perwiranya, Washington mencoba membela diri. Namun, alih-alih meredakan situasi, klarifikasi dari militer AS justru memantik amarah publik.
Pihak Pentagon berdalih bahwa temuan awal mengindikasikan adanya kesalahan fatal akibat penggunaan 'data intelijen kedaluwarsa' (outdated intelligence). Mereka berkilah bahwa rudal-rudal tersebut salah mengidentifikasi target dan sebenarnya ditujukan untuk menggempur sebuah kompleks militer yang kebetulan berdiri bersebelahan dengan dinding sekolah.
Meski demikian, kilah tersebut langsung dimentahkan oleh bukti keras di lapangan. Kelompok investigasi independen terkemuka, Bellingcat, telah melakukan analisis forensik visual terhadap kawah dan sisa-sisa ledakan. Kesimpulannya mutlak: bangunan sekolah itu memang sengaja dikoyak oleh hantaman langsung rudal jelajah Tomahawk, senjata andalan militer AS yang terkenal akan akurasinya.
Duka Mendalam UNICEF
Bagi dunia internasional, ratusan korban yang jatuh bukanlah sekadar angka statistik dalam konflik geopolitik. Tragedi berdarah ini memicu gelombang keprihatinan global yang sangat masif.
Organisasi PBB untuk Anak-Anak (UNICEF) merilis pernyataan resmi yang menyuarakan kekhawatiran dan duka yang teramat dalam. Badan dunia tersebut mengonfirmasi fakta paling memilukan dari perang ini: setidaknya 168 anak perempuan tewas seketika di balik meja belajar mereka di Minab.
Sumber: inilah
Foto: Kedutaan Besar Iran mempublikasikan foto Komandan Leigh R. Tate dan Jeffrey E. York, dua perwira USS Spruance yang dituduh sebagai dalang peluncurkan rudal ke sekolah dasar di Minab. (Foto: x/@IraninSA)
Iran Bongkar Sosok Dua Perwira AL AS, Dalang Pembantaian Ratusan Anak di SD Minab
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar