Ikuti Jejak Yaqut, Noel Ajukan Tahanan Rumah, Alasan Kesehatan dan Momentum Paskah
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel berencana mengajukan permohonan pengalihan status penahanan kepada majelis hakim Pengadilan Tipikor.
Langkah ini menyusul keputusan terhadap Yaqut Cholil Qoumas yang sebelumnya mendapatkan pengalihan penahanan menjadi tahanan rumah saat momen Lebaran.
Saat ini, Noel masih menjalani penahanan terkait kasus dugaan pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kuasa hukum Noel, Aziz Yanuar, membenarkan rencana tersebut. “Rencana demikian. Segera ketika sudah tidak libur,” ujar Aziz kepada wartawan, Senin, 23 Maret 2026.
Aziz tidak menampik bahwa langkah ini dipertimbangkan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengabulkan pengalihan penahanan Yaqut.
Selain itu, kondisi kesehatan Noel menjadi alasan utama pengajuan permohonan tersebut. Ia disebut membutuhkan perawatan medis intensif.
“Memang Noel butuh rawat inap karena dokter pada pemeriksaan terakhir rekomendasikan untuk ada tindakan medis semacam operasi kecil dan butuh rawat intensif,” katanya.
Tak hanya faktor kesehatan, Aziz juga menyinggung momentum hari besar keagamaan yang akan datang.
“Selain itu juga memperingati Paskah,” ujarnya.
Yaqut Lebih Dulu Dapat Tahanan Rumah
Sebelumnya, status pengalihan penahanan Yaqut menjadi tahanan rumah diungkap oleh Silvia Rinita Harefa, istri Noel, usai membesuk suaminya di rutan.
Pihak KPK kemudian mengonfirmasi keputusan tersebut. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pengalihan penahanan Yaqut telah dilakukan sejak Kamis, 18 Maret 2026.
“Benar, Penyidik melakukan pengalihan jenis penahanan terhadap tersangka Saudara YCQ, dari penahanan di Rutan KPK menjadi tahanan rumah, sejak hari Kamis malam,” kata Budi.***
Sumber: konteks
Foto: Noel Ebenezer usai ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker (Foto: Humas KPK)
Ikuti Jejak Yaqut, Noel Ajukan Tahanan Rumah, Alasan Kesehatan dan Momentum Paskah
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar