Breaking News

Dewan Ahli Sepakati Pengganti Khamenei, Segera Diumumkan


Ahmad Alamolhoda, anggota Majelis Ahli Iran, mengatakan pada Ahad bahwa Majelis telah membuat keputusan dan memilih pemimpin tertinggi pengganti Ali Khamenei yang gugur dibunuh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sekretariat Majelis akan secara resmi mengumumkan nama pemimpin baru.

Dilansir Aljazirah Arabia, Alamolhoda menjelaskan, tidak ada satupun anggota dewan yang berhak mengubah pendapat berdasarkan konstitusi. 

Sebelumnya hari ini, laporan terbaru dari Teheran mengindikasikan bahwa Majelis Ahli, badan konstitusional yang bertanggung jawab untuk memilih pemimpin tertinggi Iran, telah menentukan pilihan mengenai orang yang “paling cocok” untuk mengambil posisi tersebut. 

Anggota dewan Ayatollah Mohammad Mahdi Mirbagheri mengatakan mayoritas anggota dewan telah mencapai konsensus mengenai penerus mendiang Pemimpin Tertinggi. 

Kantor Berita Fars mengungkapkan bahwa proses pemilihan internal telah berlangsung, dan pengumuman nama tersebut kini tinggal menunggu waktu saja, mengingat kesepakatan mayoritas mengenai identitas kepemimpinan baru telah tercapai.

Sebelumnya, Mojtaba Khamenei muncul sebagai kandidat utama untuk menggantikan Ayatollah Ali Khamenei, ayahnya, sebagai pemimpin baru Iran. Putra mantan pemimpin tertinggi tersebut diyakini masih hidup setelah istrinya Zahra Haddad Abdel juga tewas dalam serangan AS-Israel. 

Mojtaba Khamenei lahir di kota Masyhad pada tahun 1969, satu dekade sebelum Revolusi Iran. Shah Mohammad Reza Pahlavi digulingkan dari kekuasaan dan Ayatollah Ruhollah Khomeini mengambil alih sebagai Republik Islam baru sebagai pemimpin tertinggi pertama Iran pada tahun 1979.

Menanggapi kabar penunjukkan itu, militer Israel mengancam akan terus memburu setiap penerus pemimpin tertinggi Iran berikutnya. Dalam sebuah postingan di X dalam bahasa Farsi, militer Israel mengatakan bahwa mereka juga akan mengejar setiap orang yang berupaya menunjuk pengganti pemimpin tertinggi Iran yang terbunuh, Ayatollah Ali Khamenei, mengacu pada badan ulama yang bertugas memilih pemimpin tertinggi Iran berikutnya.

Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan akan terus melanjutkan serangan ke Iran dengan membunuhi semua penerus potensial kepemimpinan Iran terkini. Ini salah satu pernyataan terkeji soal niatan AS dan sekutunya Israel mengganti rezim di Iran.

Amerika Serikat dan Israel akan melanjutkan perang terhadap Iran, kata presiden AS. Donald Trump menambahkan bahwa kepemimpinan di Teheran kini sedang berantakan. 

"Kami berada dalam posisi yang sangat kuat sekarang, dan kepemimpinan mereka terus melemah. Semua orang yang tampaknya ingin menjadi pemimpin, pada akhirnya akan mati," kata Trump dalam pidato langsung yang disiarkan televisi dari Gedung Putih, Rabu.

Pemimpin AS tersebut mengatakan Iran akan memiliki senjata nuklir jika dia tidak membatalkan perjanjian nuklir “Obama” bertahun-tahun yang lalu. Dia memuji perang AS-Israel terhadap Republik Islam, dengan mengatakan bahwa mereka berada dalam “posisi yang sangat kuat”. 

“Ini adalah hal luar biasa yang terjadi tepat di depan mata Anda karena selama 47 tahun kita dipermainkan dan kita seharusnya tidak melakukan hal tersebut,” kata Trump. 

"Kami membuat kemajuan luar biasa. Rudal-rudal mereka berhasil dimusnahkan... Ini merupakan unjuk kekuatan militer yang luar biasa.”

Sumber: republika
Foto: Warga Iran menangis saat berkumpul di Lapangan Enqelab, Teheran, Iran, Ahad (1/3/2026), untuk mengekspresikan duka cita atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei tewas dalam serangan udara militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2)/Foto: EPA/ABEDIN TAHERKENAREH

Dewan Ahli Sepakati Pengganti Khamenei, Segera Diumumkan Dewan Ahli Sepakati Pengganti Khamenei, Segera Diumumkan Reviewed by Oposisi Cerdas on Rating: 5

Tidak ada komentar