Cucu Mpok Nori Tewas, Ketua RT Ungkap Kronologi Penemuan di Kontrakan Cipayung
Duka mendalam menyelimuti keluarga besar seniman legendaris Betawi, Mpok
Nori, setelah cucunya yang bernama Dwintha Anggary ditemukan meninggal
secara tragis. Jasad wanita berusia 37 tahun tersebut ditemukan di rumah
kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari
(20/3/2026).
Ketua RT setempat, Nurgiyanto, mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui
insiden memilukan itu sekitar pukul 03.30 WIB setelah mendapat telepon dari
pihak keluarga.
"Begitu dibangunkan, ada teriakan keluarga. Saya spontan langsung keluar.
Begitu sampai di TKP, saya melihat almarhumah sudah tergeletak," ujarnya
pada Senin (23/3/2026).
@tempaid Dwintha Anggary (37), cucu Mpok Nori, ditemukan hilang nyawa di rumahnya di Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/3) dini hari. Polisi mengungkap korban diduga dihabisi oleh mantan pasangannya WN Irak yang telah ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. Motif sementara adalah cemburu dan konflik hubungan. #Kriminal ♬ cinematic battle epic(1513752) - Chau
Melihat kondisi korban yang mengenaskan serta jeritan histeris pihak
keluarga, Nurgiyanto segera mengambil langkah cepat untuk mengamankan
lokasi. Ia melarang siapa pun masuk ke dalam kamar guna menjaga keaslian
tempat kejadian perkara (TKP) sebelum pihak kepolisian tiba.
Nurgiyanto langsung mengerahkan warga yang ada untuk berjaga agar tidak ada
orang asing yang mendekati area sensitif tersebut. "Saya spontan buru-buru
warga yang ada saya bangunin agar menjaga lokasi jangan sampai ada orang
lain masuk," tegasnya mengenai upaya pengamanan awal tersebut.
Kecurigaan keluarga bermula ketika korban tidak merespons panggilan telepon,
padahal ia sedang memiliki tanggung jawab menyelesaikan pesanan katering.
Lantaran merasa khawatir, ibu dan adik korban akhirnya mendatangi kontrakan
tersebut pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Karena pintu terkunci rapat, pihak keluarga terpaksa masuk secara paksa
melalui jendela dan menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
"Digedor-gedor nggak ada respons, akhirnya mereka masuk paksa lewat jendela.
Begitu dilihat, almarhumah sudah tidak bernyawa lagi," jelas Nurgiyanto
merinci kronologinya.
Selama ini, warga maupun pengurus RT sama sekali tidak menaruh curiga
terhadap mantan suami korban yang kini menjadi terduga pelaku. Pria tersebut
bahkan sempat menyapa Nurgiyanto dengan sopan saat berpapasan menggunakan
sepeda motor sehari sebelum peristiwa berdarah itu terungkap.
Pada malam kejadian, suasana di lingkungan kontrakan dilaporkan sangat sunyi
karena sebagian besar tetangga sedang pulang kampung atau mudik. Nurgiyanto
memastikan tidak ada suara teriakan atau tanda-tanda pertengkaran yang
terdengar dari rumah korban malam itu.
Penampakan Kontrakan TKP Pembunuhan Cucu Mpok Nori. (FTNews/Selvianus Kopong
Basar)
Guna membantu penyelidikan, Nurgiyanto berinisiatif mengajak warga untuk
memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar area tersebut. Hasil
pengecekan tersebut akhirnya mengungkap adanya pergerakan mencurigakan dari
terduga pelaku di sekitar waktu kejadian.
Aparat kepolisian kini telah berhasil meringkus pelaku yang sempat mencoba
melarikan diri menuju wilayah Sumatera untuk menyeberang ke luar negeri.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif utama di balik aksi
keji yang merenggut nyawa cucu seniman besar tersebut.
Sumber:
suara
Foto: Penampakan Kontrakan TKP Pembunuhan Cucu Mpok Nori. (FTNews/Selvianus
Kopong Basar)
Cucu Mpok Nori Tewas, Ketua RT Ungkap Kronologi Penemuan di Kontrakan Cipayung
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:


Tidak ada komentar