Viral Video Reyhan dan Fara KKN, Pertemanan Berujung Tragedi Berdarah
Di tengah heboh kasus pembacokan mahasiswa terhadap mahasiswi di lingkungan
Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, sebuah
video lawas mendadak viral di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan sosok pelaku, Reyhan Mufazar (22), dan korban,
Farradila Ayu Pramesti (23), saat masih menjalani program Kuliah Kerja Nyata
(KKN) di masa lalu.
Unggahan video yang beredar luas di platform X (Twitter) dan TikTok itu
memperlihatkan potret kebersamaan Reyhan dan Fara, sapaan akrab korban, saat
tengah menjalani tugas KKN.
@suara.angkasa Turut berduka atas kejadian mahasiswa UIN hari ini, kerapkali suatu masalah hadir karena nalar yang telah dibajak oleh emosi atau disebut amigdala hijack. Sementara cinta yang semestinya menjadi puisi yang indah, penuh harapan dan doa, malah menjadi luka merah yang merekah. . . #pekanbaru #uinsuskariau #farareyhan #mahasiswaindonesia #obses ♬ Pengagum Rahasia - Rendy Laks
Dalam rekaman tersebut, keduanya direkam oleh seorang rekan dalam waktu yang
berbeda, namun kemudian disandingkan menjadi satu video.
Reyhan terlihat santai dengan rompi almamater sambil berdiri, tersenyum ke
arah kamera. Sementara di potongan video lainnya, Fara tampak ceria dengan
hijab dan rompi almamater, melambaikan tangan dengan ekspresi gembira.
Mereka berdua menunjukkan aura kebahagiaan dan keakraban layaknya teman
sekelompok yang menikmati masa pengabdian di desa.
Netizen pun memberikan beragam komentar. Rata-rata mengutuk aksi Reyhan yang
tak berpikir panjang untuk melakukan aksi kejam terhadap Fara.
“Ga laku akut kah , di kasih perhatian dikit baper , di tolak ngamuk . jgn
nyalahin cewek nya terlalu friendly , sombong pun bisa aja orang kaya gitu
tetep dendam sakit hati . emang obses parah , ga laku akut,” tulis seorang
netizen.
"Kak farraa semoga cepet sembuh," ujar lainnya.
"Serba salah JD cewek friendly. Sllu Dikira kita menyukai orang pdhl mah
kita nya ramah kesemua orang ...hhhuhuhhhh...cepat pulih kamu yah dek, AQ jg
sering dikira GT SM cow2 tp bersyukur gada yg segila si Raihan ini.." sahut
yang lain.
Namun, siapa sangka hubungan pertemanan yang terjalin selama KKN tersebut
berujung pada petaka berdarah. Kebahagiaan yang terekam dalam video lawas
itu berbanding terbalik dengan tragedi yang terjadi pada Kamis (26/2/2026)
pagi di ruang sidang kampus mereka sendiri.
Kronologi Berdarah di Ruang Sidang
Peristiwa nahas itu terjadi saat Fara tengah mengikuti seminar proposal di
ruang sidang Fakultas Hukum UIN Suska Riau. Tanpa diduga, Reyhan masuk ke
ruangan dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis kapak.
Rekaman CCTV dan video amatir yang beredar luas menunjukkan momen mengerikan
tersebut. Korban yang tengah duduk di kursi peserta tiba-tiba diserang dari
belakang.
Luka serius terlihat di bagian kening korban yang langsung mengucurkan
darah. Rekaman lain memperlihatkan petugas keamanan kampus (sekuriti) segera
mengevakuasi korban dengan menggendongnya menuruni tangga menuju ruang
pertolongan pertama.
Korban yang mengalami luka di bagian tangan dan kepala langsung dilarikan ke
RS Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pelaku Diamankan, Motif Asmara Terungkap
Tak jauh dari lokasi kejadian, petugas keamanan kampus berhasil mengamankan
pelaku yang masih berada di sekitar gedung. Aparat kemudian membawa pelaku
ke Polsek Bina Widya untuk proses hukum lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra, membenarkan peristiwa
tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa pelaku Reyhan Mufazar (22) membacok
mahasiswi Fakultas Hukum, Farradila Ayu Pramesti (23), menggunakan kapak.
"Keduanya saling mengenal. Pelaku menyukai korban, namun korban menolak
hubungan tersebut. Diduga ini yang menjadi motif utama kejadian," ujar
Kombes Pandra kepada awak media.
Polisi saat ini masih menahan pelaku di Polsek Bina Widya untuk menjalani
pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami motif dan kronologi lengkap
kejadian.
Rektor UIN Suska Jenguk Korban
Pascakejadian, Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. Dr. Hj. Leny
Nofianti, MS.SE., M.Si.Ak.CA., langsung bergerak cepat dengan menjenguk
korban di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru, pada Kamis (26/02/26) sore.
Rektor datang didampingi Wakil Rektor bidang umum dan keuangan, Ketua Tim
Humas, serta perwakilan dosen. Kedatangan pimpinan kampus tersebut disambut
oleh paman dan bibi korban yang tengah setia menunggui.
Paman korban menyampaikan bahwa kondisi Farradila saat ini telah stabil,
namun tim medis harus melakukan operasi pada lengan kiri korban pada malam
hari akibat sabetan senjata tajam.
"Kami berterima kasih atas perhatian dari pihak kampus. Kondisi Fara memang
sudah stabil, tapi masih harus menjalani operasi di bagian lengan," ujar
paman korban.
Rektor menyatakan dukungan penuh terhadap proses pemulihan korban dan
memastikan pihak kampus akan bertanggung jawab atas biaya perawatan.
"Saya berharap operasi berjalan lancar. Jika ada kendala, segera hubungi
kami. Kami akan memastikan Fara mendapatkan perawatan terbaik," ucap Rektor.
Kasus pembacokan mahasiswa UIN Suska Riau ini masih dalam penanganan
kepolisian. Video lawas kebersamaan Reyhan dan Fara saat KKN yang kini viral
menjadi saksi bisu bagaimana sebuah hubungan pertemanan bisa berakhir tragis
di ruang sidang kampus.
Sumber:
indopop
Foto: Reyhan dan Fara saat KKN [TikTok]
Viral Video Reyhan dan Fara KKN, Pertemanan Berujung Tragedi Berdarah
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar