Video Tunjukkan "Kartu Sakti" saat Razia Viral, Ibu Bhayangkari Sampaikan Permintaan Maaf
Tak lama setelah videonya viral, seorang ibu bhayangkari yang pamer lolos
dari razia dengan menunjukkan kartu sakti, menyampaikan permintaan maaf.
Video permintaan maaf tersebut ia sampaikan lewat akun instagram pribadinya
@vhea_walliansen pada Sabtu (7/2).
"Saya Riavera Andriani Istri dari Bripka Rahmat Walliansen Secara sadar Saya
memohon maaf kepada semua pihak atas postingan video saya di media sosial
yang viral dan membuat gaduh," kata dia dalam video tersebut.
Menurutnya, ia tidak bermaksud membanggakan diri dan tidak bermaksud
menjatuhkan nama baik organisasi bayangkari dan institusi Polri.
"Sekali lagi, dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya memohon maaf yang
sedalam-dalamnya. Dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya
lagi," tutupnya.
Sebelumnya video dirinya yang memamerkan kartu anggota bhayangkari saat
razia viral di media sosial.
Aksinya tersebut menuai beragam komentar dari warganet.
Warganet mempertanyakan penyalahgunaan atribut Polri.
"Kena razia guys, keluarkan kartu sakti," tulisan di video tersebut.
"Guys, ada ragi ya guys Di Bundaran Tugu Juang 2 And you know what? Aku
diberhentiin. Dan aku keluarin ini. Sampai kebalik Ya kan, tuh," kata dia
sambil memperlihatkan sebuah kartu yang diduga merupakan kartu anggota
bhayangkari.
Dalam video itu, ia mengatakan bahwa Polantas hanya tersenyum saat ia
memperlihatkan kartu tersebut.
"Ohh Bayangkari. Kayak gitu kan," kata dia.
Petugas lalu menanyakan SIM dan surat-surat kendaraan kepada dirinya.
"Simnya ada? Ada dong pak. Jadi aku bukain dompetku gitu kan. Ya lengkap
gitu. Sampai fotonya juga ada," kata dia, sambil menunjukkan dompetnya.
"Jadi ya untungnya SIM-nya juga masih hidup. Dan masih panjang. Jadi aman,"
tutupnya. (*)
Sumber:
jawapos
Foto: Video permintaan maaf ibu bhayangkari usai videonya menunjukkan kartu
sakti saat razia viral di media sosial. (INSTAGRAM)
Video Tunjukkan "Kartu Sakti" saat Razia Viral, Ibu Bhayangkari Sampaikan Permintaan Maaf
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar