Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran 'Rezim Bodoh'
Sosok Tiyo Ardianto mendadak viral setelah memimpin BEM KM UGM melontarkan
kritik ekstrem kepada pemerintahan Prabowo-Gibran.
Melalui rilis resmi bertajuk "Rezim yang Bodoh dan Inkompeten", mahasiswa
angkatan 2022 ini memicu polarisasi opini publik di media sosial.
Lantas siapa sebenarnya Tiyo Ardianto? Ini dia profilnya.
Profil dan Latar Belakang
Tiyo Ardianto adalah mahasiswa aktif Fakultas Hukum UGM. Sebelum menembus
kampus kerakyatan, dia menempuh pendidikan di SMA Negeri 3 Yogyakarta
(Padmanaba), sekolah elite yang dikenal mencetak banyak tokoh
intelektual.
Di BEM UGM, Tiyo berpasangan dengan Raka Sujatmiko dari Fakultas Teknik
sebagai Wakil Ketua.
Sebagai calon ahli hukum, Tiyo dikenal memiliki gaya orasi yang sistematis
namun sangat provokatif.
Dia mewakili faksi mahasiswa yang memilih jalur konfrontasi langsung
terhadap kebijakan negara yang dianggap tidak logis.
Sejak terpilih, visi Tiyo sejak awal jelas, yakni menjadikan BEM KM UGM
sebagai oposisi ekstra-parlementer yang paling berisik. Baginya, kampus
tidak boleh menjadi menara gading yang abai terhadap nasib rakyat kecil di
pelosok negeri.
Latar Belakang Kritik 'Rezim Bodoh'
Pernyataan kerasnya yang menyebut pemerintahan saat ini sebagai "rezim
bodoh" bukanlah umpatan tanpa dasar. Hal ini berakar dari empati mendalamnya
terhadap kasus bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, NTT, akibat
kemiskinan.
Tiyo melihat ada kegagalan negara dalam menjalankan amanat konstitusi untuk
mencerdaskan kehidupan bangsa, di tengah alokasi anggaran Badan Gizi
Nasional yang dianggapnya salah sasaran.
Adapun keberanian Tiyo sempat diuji lewat berbagai bentuk intimidasi.
Pasca-kritik tersebut, dia menjadi sasaran empuk serangan siber, mulai dari
upaya peretasan hingga fitnah berbasis teknologi AI (Deepfake).
Meski Istana sempat mengingatkan soal etika dan adab, Tiyo tetap bergeming
pada substansi masalah. Dia memilih untuk tetap menjadi "suara sumbang" yang
mengingatkan penguasa bahwa rakyat sedang tidak baik-baik saja.
Kini, Tiyo Ardianto dipandang sebagai salah satu simbol perlawanan
mahasiswa.
Bagi sebagian pihak dia dianggap provokatif, sementara bagi yang lain lelaki
tersebut dilihat sebagai pengingat bahwa kampus masih berfungsi sebagai
pengawas kekuasaan.
Sumber:
suara
Foto: Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto [Instagram]
Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran 'Rezim Bodoh'
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:
Reviewed by Oposisi Cerdas
on
Rating:

Tidak ada komentar